106 Titik Longsor Landa Pakpak Bharat, 2 Orang Meninggal Dunia di Dusun Buluhdidi

Rabu, 26 November 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bencana alam melanda Kabupaten Pakpak Bharat setelah wilayah ini diguyur hujan deras selama sepekan terakhir.

Data terbaru mencatat sedikitnya 106 titik longsor dan banjir terjadi, termasuk insiden tragis yang merenggut dua korban jiwa.

Peristiwa fatal terjadi pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB, di Dusun Buluhdidi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe.

Material longsoran tebing menimpa sebuah rumah dan menyebabkan dua korban meninggal dunia.

Kepala BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, Agusman Padang, melalui keterangan resminya, mengonfirmasi korban tewas adalah pasangan suami istri Codong Berutu (65) dan Siti Rohani (40). Korban dilaporkan sedang tidur di kamar saat longsor menimpa rumah mereka.

Selain itu, hujan deras yang masih mengguyur Pakpak Bharat menyebabkan jumlah titik longsor terus bertambah, memutus total jalur utama yang vital.

Agusman Padang merinci beberapa titik longsor parah di Kecamatan STTU Jehe yang menyebabkan putusnya akses:

Jalinsum Desa Perolihen: Material menutupi badan jalan dan menimpa rumah serta kendaraan milik Budi Tumanggor (tidak ada korban jiwa).

Jalinsum Dusun Lae Ikan dan Lae Mbulan Desa Tanjung Mulia: Material longsor menutupi keseluruhan badan jalan.

Jalinsum Dusun Lae Mbara Desa Perolihen: Akses jalan juga tertutup total oleh longsor.

Saat ini, arus lalu lintas yang menghubungkan Sidikalang (Sumut) dan Subulussalam (Aceh) dilaporkan terputus total di beberapa titik akibat tumpukan material longsor.

Selain itu, longsor juga menimpa rumah warga di Dusun Sibande 1, Desa Tanjung Meriah (rumah Rudi Manik), namun tidak menimbulkan korban jiwa.

BPBD Pakpak Bharat dan pihak terkait kini tengah berkoordinasi untuk melakukan penanganan maksimal dan membuka kembali akses jalur yang tertutup. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berlanjut.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dorong Warga Lebih Motekar, Kelurahan Sukamajukidul Gelar Pelatihan Perbengkelan Motor Pemula
Bukan Sekadar Upacara, Kodim 0612/Tasikmalaya Teguhkan Pancasila sebagai Perekat Bangsa
21 Personel Lanal Tegal Naik Pangkat, Danlanal Minta Tingkatkan Profesionalisme
Jeritan Anak Peladang Hayaping ke Presiden: “Kami Bukan Pencuri, Kami Hanya Ingin Berladang”
Cegah Kebakaran, Rutan Jakarta Pusat Cek Berkala APAR dan Hydrant
Siswa Kelas II SD di Pemalang Meninggal, Keluarga Ungkap Dugaan Perundungan
Kasus Narkotika Meningkat, Polres Lampung Selatan Sita 79,2 Kg Sabu, Amankan 34 Tersangka
Reshuffle Kabinet Prabowo: Sejumlah Posisi Strategis Berganti, Kapolri hingga Menko Berubah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Dorong Warga Lebih Motekar, Kelurahan Sukamajukidul Gelar Pelatihan Perbengkelan Motor Pemula

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Bukan Sekadar Upacara, Kodim 0612/Tasikmalaya Teguhkan Pancasila sebagai Perekat Bangsa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:21 WIB

21 Personel Lanal Tegal Naik Pangkat, Danlanal Minta Tingkatkan Profesionalisme

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Jeritan Anak Peladang Hayaping ke Presiden: “Kami Bukan Pencuri, Kami Hanya Ingin Berladang”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Cegah Kebakaran, Rutan Jakarta Pusat Cek Berkala APAR dan Hydrant

Berita Terbaru

Berita terbaru

Cegah Kebakaran, Rutan Jakarta Pusat Cek Berkala APAR dan Hydrant

Kamis, 1 Okt 2026 - 17:55 WIB