Saluran Irigasi Longsor, Petani Desa Kuta Jungak Terancam Gagal Panen

Senin, 10 April 2023 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Perubahan cuaca anomali yang tidak dapat diprediksi mengakibatkan saluran irigasi persawahan di desa Kuta Jungak kecamatan Si Empat Rube kabupaten Pakpak Bharat mengalami longsor.

Sepanjang lebih kurang 15 m dan tinggi kisaran 4 m yang mengakibatkan saluran irigasi tersebut putus total yang sudah berlangsung selama dua Minggu lebih.

Padang salah satu warga setempat mengatakan, bahwa saluran irigasi persawahan ini sangat dibutuhkan para petani untuk mengairi areal persawahan sekitar 2 hektar lebih di desa Kuta Jungak.

“Jika masalah ini tidak mendapatkan perhatian serius oleh pemerintah setempat dan dinas pertanian kabupaten Pakpak Bharat, kami khawatir akan petani tidak dapat melakukan penanaman padi di sawah mereka,” kata Padang, Senin (10/04).

Apalagi lanjut dia, pada musim tanam padi bulan Mei mendatang dan ini sangat dikhawatirkan karena proses tanam sampai panen dipastikan gagal total.

“Sedangkan saya juga sangatlah berpangku pada hasil pertanian dan hasil dari sawahnya tersebut untuk memenuhi semua kehidupan keluarga dan anak anak sekolah,” ungkapnya.

Padang juga berharap semoga kepala desa Kuta Jungak Rencana Padang dan juga pemerintah kabupaten Pakpak Bharat melalui dinas Pertanian dapat kiranya membuat suatu kebijakan dan jalan keluar.

“Untuk dapat membangun segera kembali saluran irigasi yang longsor tersebut, agar para petani sawah dapat mengolah lahan untuk ditanami kembali nantinya untuk produksi padi,” ujar Padang.

Ketika wartawan MNP mencoba mengkonfirmasi terjadinya longsor saluran irigasi di desa Kuta Jungak terkait solusi yang dapat diambil, Kepala Desa Kuta Jungak Rencana Padang melalui media WhatsApp tidak dapat dihubungi karena nomornya tidak aktif. (Benny S)

Loading

Berita Terkait

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya
Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional
Semarak HUT ke-25 Kota Tasikmalaya: Kecamatan Kawalu Kobarkan Semangat Warga dan Gotong Royong
Kurang dari 24 Jam, Polres Bogor Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan Bobotoh
Tiga Isu Dugaan Korupsi DLH, CSR Bank Sulselbar dan Sumur Bor, MNP Tantang Kejari Enrekang Buka Suara: Ada atau Tidak Ada?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional

Berita Terbaru