Tasikmalaya, MNP – Sekitar 70 supir kendaraan berat yang terhimpun dalam komunitas Drump Truck Mania (DTM) Tasikmalaya terlihat penuh keakraban saat melakukan aktivitas di sekitar Jalan Mangin Kecamatan Bungursari.
Sebagai inisiator, Dudung menyebut, berdirinya Komunitas DTM Tasikmalaya untuk mengkoordinir puluhan supir dan kenek truk yang biasa mengangkut dan membuang barang semacam pasir, kerikil atau tanah untuk keperluan kontruksi.
“Komunitas Drump Truck Mania Tasikmalaya ini terbentuk pada akhir 2022 kemarin atas inisiatif saya dan didukung para pemilik, supir dan kenek drump truck,” kata Dungse sapaan akrabnya, Kamis (09/11/2023).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pria berbadan tegap ini menjelang, sebenarnya Komunitas DTM Tasikmalaya terbentuk secara spontan, berawal dari obrolan biasa di lapangan.
“Intinya agar silaturahmi antar kita lebih terjalin lebih erat. Ya, lebih jelasnya biar lebih akrab dan kekeluargaan, persaudaraan lebih terjalin baik lagi, ” tutur Dungse.
Terlebih lanjut dia, sekarang ini sedang banyak pekerjaan dan perlu saling mendukung serta kerjasama sesama sopi, seperti hari ini sedang mengerjakan pengurugan tanah di wilayah Jalan Raya Mangin.
“Kita kompak dan bahu membahu melaksanakan pekerjaan agar menemukan hasil terbaik dan tentunya tepat waktu sesuai target,” ungkapnya.
Ditempat sama, Sekjen DTM Tasikmalaya Dwi Friastoto menambahkan, di lapangan harus dibuat enjoy satu sama lainnya dan mendorong etos kerja dan semangat kerja juga tinggi.
Menurut Dwi, jalinan kebersamaan ini tak hanya saat melaksanakan pekerjaan saja, diluar itu juga anggota DTM Tasikmalaya intens melakukan silaturahmi diluar pekerjaan seperti memancing bersama sambil “ngaliweut”, berwisata atau sekedar ngopi bareng.
“Semoga DTM Tasikmalaya kedepannya akan lebih menjaga silaturahmi dan menjalin kekeluargaan lebih erat. Sesuai motto kita Bekerja Bersama Penuh Kekeluargaan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Redaksi









Tinggalkan Balasan