BAU MENYENGAT! Sampah di Tanjakan Pinang Menumpuk, Bantuan Armada CSR Diharap Efektif Urai Masalah

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah berserakan sudah mulai meluber ke jalan poros Enrekang Sidrap, pada hari Senin 10 Agustus sekitar pukul 10.00 WITA

Sampah berserakan sudah mulai meluber ke jalan poros Enrekang Sidrap, pada hari Senin 10 Agustus sekitar pukul 10.00 WITA

ENREKANG, MNP – Keluhan warga terkait tumpukan sampah di kawasan Tanjakan Pinang kembali mencuat.

Sampah yang menumpuk di area tersebut menimbulkan bau busuk menyengat dan mengganggu pengguna jalan yang melintas setiap hari.

Warga menilai kondisi ini sudah berlangsung lama dan butuh penanganan serius.

Warga berharap ada aksi cepat dari DLH. Pasalnya, tumpukan sampah di titik rawan seperti Tanjakan Pinang dan Pasar dinilai mencerminkan belum optimalnya sistem pengangkutan.

Jika dibiarkan, dampaknya bisa ke kesehatan masyarakat dan citra kebersihan kota.

Menanggapi keluhan tersebut, Kabid DLH Kabupaten Enrekang, Ikhsan memberikan penjelasan melalui pesan WhatsApp, Minggu 10 Agustus 2026.

Ia menyatakan pengangkutan di Tanjakan Pinang dijadwalkan sore hari. “Iye…. Insya Allah NNT sore kami agendakan di angkut itu…” tulisnya.

Ikhsan menjelaskan kendala utama adalah keterbatasan armada. Armada yang bertugas di Pasar dan Pinang saat ini masih dalam proses perbaikan.

“Karna kita tunggu dl Armada Sampah dr sudu selesai kerja baru kita pake angkut yg di pinang , karna Kebetulan Armada yg bertugas di pasar, pinang Armadax masih dalam proses perbaikan,” ujarnya.

Sebagai antisipasi, DLH akan menggunakan armada lain setelah selesai bekerja di jalurnya.

Terkait rencana bantuan armada sampah CSR dari Bank Sulselbar, diharapkan bisa efektif untuk mengurai permasalahan sampah karena mempercepat rotasi pengangkutan dan mengurangi penumpukan di lingkungan warga.

Namun, langkah ini berfungsi optimal jika diiringi dengan pengelolaan hulu ke hilir. Artinya, tidak hanya soal armada, tapi juga sistem pemilahan, jadwal, dan pengawasan di lapangan.

“Kami juga berharap dengan adanya penambahan Unit Armada Sampah bisa mengurangi frekuensi sampah yang menginap di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang selanjutnya diangkut ke TPA,”.

Dengan begitu, sampah tidak menumpuk terlalu lama di TPS dan bisa langsung diteruskan ke pembuangan akhir.

Publik kini menunggu bukti nyata di lapangan. Penambahan armada harus dibarengi dengan evaluasi rute, penambahan SDM, dan keterbukaan jadwal angkut.

Karena warga tidak butuh alasan, warga butuh Tanjakan Pinang dan titik lain bersih setiap hari. Sampah yang menginap semalam saja sudah cukup membuat resah.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran
Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar
32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin
Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga Resmikan Jembatan Gantung Kaluppini, CSR Pertamina Jadi Kunci
Siap-Siap DPRD Bartim Segera Bentuk Pansus, Telusuri Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU PT ISA
Partisipasi Warga Simpang Bingkuang Layak Jadi Teladan Penanggulangan Karhutla
Diduga Lalai Hingga Tangki Bocor, SPBU 34-16609 Terancam Sanksi Hukum Berlapis
Fokus Pembangunan Kota Tasikmalaya 2026, Penata Kelolaan dan Peningkatan Kualitas SDM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:27 WIB

Anang Sapaat Bongkar Grand Design Penataan Dadaha: PKL hingga Parkir Jadi Sasaran

Kamis, 24 September 2026 - 14:31 WIB

Bangkitkan Budaya Lokal, Lomba Olahraga Tradisional Cibeureum 2026 Sukses Digelar

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

32 Paralegal Kelurahan Kota Tasikmalaya Bersertifikat, Perluas Akses Bantuan Hukum Gratis bagi Warga Miskin

Kamis, 24 September 2026 - 14:08 WIB

Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga Resmikan Jembatan Gantung Kaluppini, CSR Pertamina Jadi Kunci

Kamis, 24 September 2026 - 10:20 WIB

Siap-Siap DPRD Bartim Segera Bentuk Pansus, Telusuri Dugaan Penguasaan 171 SHM di Luar HGU PT ISA

Berita Terbaru