Bau Menyengat, Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Sepanjang Jalan Baru Cisinga

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Tumpukan sampah yang bertebaran sepanjang Jalan Baru Ciawi Singaparna (Cisinga), tepatnya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukaratu, kini menjadi sorotan warga setempat.

Kondisi tersebut dinilai semakin memprihatinkan karena selain mengganggu pemandangan, juga menimbulkan bau tidak sedap yang meresahkan masyarakat sekitar Minggu (7/8/2026).

Menurut sejumlah warga, sampah yang menumpuk di lokasi tersebut sudah cukup lama belum mendapatkan penanganan yang maksimal.

Akibatnya, saat cuaca panas, aroma busuk dari tumpukan sampah semakin menyengat dan mengganggu aktivitas warga yang melintas maupun yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

‎”Baunya sangat mengganggu, apalagi saat siang hari. Kami berharap sampah ini segera diangkut karena sudah meresahkan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menilai diperlukan perhatian khusus dari pihak terkait untuk segera membersihkan dan mengangkut sampah yang menumpuk tersebut.

Selain berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, kondisi ini juga dikhawatirkan menjadi sumber penyakit apabila dibiarkan berlarut-larut di tambah tumpukan sampah tersebut tepat di pinggir jembatan di atas aliran Sungai Cikunir.

Masyarakat Desa Mekarjaya berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera turun tangan melakukan penanganan agar lingkungan kembali bersih, sehat, dan nyaman bagi warga.

Selain itu, warga juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan langkah nyata dari pihak berwenang untuk mengatasi persoalan sampah yang menjadi keluhan masyarakat di sepanjang Jalan Baru Cisinga tersebut.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut
Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru
Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar
Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah
Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan
Tangkap Pembobol Rumah di Kalianda, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor Sekaligus
Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:02 WIB

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10 WIB

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:28 WIB

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Berita Terbaru

Berita terbaru

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:28 WIB