APTRINDO Gagal Paham Terkait Surat Edaran Dirjen Perhubungan Darat Nomor AJ/903/2025

Rabu, 28 Mei 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Tidak semua truk dilarang untuk melintas pada ruas jalan Pantura yang membentang mulai dari Pemalang, Pekalongan dan Batang.

Hal itu dikatakan Anggota DPR -RI Rizal Bawazier mewakili ratusan ribu warga masyarakat Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang yang ditujukan kepada Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO).

“Silahkan dipelajari lagi surat yang telah di keluarkan oleh Dirjen Perhubungan Darat Nomor AJ/903/2025,” jelas Rizal Bawazier atau biasa disapa Pak RB, melalui video releasenya pada Rabu (28/5/2025).

Bahwa tidak semua truk dilarang melintas di jalan pantura. Dirinya menambahkan banyak hal yang harus dipahami oleh APTRINDO.

Rizal Bawazier menyebut, mereka hanya menyebutkan adanya kerugian-kerugian yang di sebutkan dalam surat APTRINDO kepada Dirjen Perhubungan Darat.

“Itu tidak berdasar, tak ada itu kerugian miliaran yang ada adalah nyawa lagi yang kemarin meninggal di jalan Pantura, siapa lagi yang akan membayar nyawa tersebut, tidak cukup hanya miliyaran rupiah, itu bisa triliyunan,” tegas RB sapaan akrabnya.

Anggota DPR -RI dari Perwakilan Jateng X yang selalu lantang menyuarakan suara dari Daerah Pemilihannya itu berharap kepada para pihak yang berkepentingan dengan kebijakan pengalihan arus kendaraan truk sumbu 3 agar keselamatan dan kenyamanan masyarakat lebih diutamakan.

“Kepada Kapolres dan Kasatlantas, sebagai pengayom masyarakat bantulah masyarakat, kalian adalah pemimpin di daerah, bantulah kami, karena setiap Pemimpin bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya,” jelasnya.

RB juga berharap ada kerja sama dari Walikota dan para Bupati di Kabupaten Batang, Pekalongan dan Pemalang dalam merealisasikan program kebijakan pengalihan arus kendaraan besar tersebut

“Bantulah kebijakan pengalihan arus kendaraan besar ini, kami sudah muak dengan banyaknya truk yang melintas di jalur Pantura Pemalang Pekalongan dan Batang,” tutupnya.

Terpisah, terkait adanya kebijakan pengalihan arus kendaraan truk besar, seorang warga bernama Diyah (30) menyatakan dukungannya dengan.

Hal itu mengingat beberapa tahun yang lalu, 2 saudaranya menjadi korban lakalantas tertabrak truk besar, di lampu merah pertigaan dekat pasar Petarukan,

“Saya sangat setuju dengan adanya pembatasan angkutan truk besar melintas di jalur Pantura Pemalang, beberapa tahun yang lalu dua saudara saya ditabrak truk saat sedang berhenti di lampu merah Petarukan,” terangnya.

Senada diungkapkan oleh Tarom (40) Warga Pekalongan kota, agar arus kendaraan truk besar yang melintas masuk kota Pekalongan, dialihkan masuk lewat jalan Tol.

“Sangat miris ketika istri saya naik Sepeda Motor, sementara terpepet oleh ratusan kendaraan truk besar yang melintas, tidak mau membayangkan jika sesuatu terjadi pada keluarga saya di jalan raya tersebut,” ungkapnya.

Beberapa supir ekspedisi yang mengendarai kendaraan truk sumbu 3 ketika dikonfirmasi terkait pengalihan arus masuk ke jalan tol tidak merasa keberatan.

Seperti yang dinyatakan oleh Juwari (50). Seorang warga Bantarbolang yang sudah 20 tahun membawa truk besar sumbu 3.

“Monggo saya manut aturannya karena bagi kami tidak berpengaruh, apalagi ada Diskon 20% bagi kendaraan truk yang keluar masuk exit Tol Gandulan dan Kandeman,” tuturnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tekan Angka Stunting, Puskesmas Bungursari Gelar Pembekalan PMT Berbahan Pangan Lokal
Turun ke Sawah dan Tinjau Jalan Desa, Bupati Inhu Perkuat Swasembada Pangan dari Kuala Cenaku
Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan
Kenali dan Gauli Alam Kita, Ketahui Manfaat Tanaman Herbal di Sekeliling Rumah
Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya
Pria Asal Cigantang Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Dalami Motif Korban
Pesona SPBU Bentar Pemalang: Mengantre BBM Sambil Cuci Mata View Gunung 
Transformasi Posyandu Jadi ‘Call Center’ 6 SPM, Kader di Cikalang Kota Tasikmalaya Diedukasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tekan Angka Stunting, Puskesmas Bungursari Gelar Pembekalan PMT Berbahan Pangan Lokal

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:01 WIB

Turun ke Sawah dan Tinjau Jalan Desa, Bupati Inhu Perkuat Swasembada Pangan dari Kuala Cenaku

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:48 WIB

Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:29 WIB

Kenali dan Gauli Alam Kita, Ketahui Manfaat Tanaman Herbal di Sekeliling Rumah

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:03 WIB

Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru

Berita terbaru

Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:03 WIB