TASIKMALAYA, MNP – PD KAMMI Tasikmalaya menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa yang diraih BAZNAS Kota Tasikmalaya dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam beberapa waktu terakhir, BAZNAS berhasil melampaui target penghimpunan dengan total mencapai Rp7 miliar, sebuah lonjakan yang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat yang profesional dan transparan.
Apresiasi ini disampaikan setelah PD KAMMI Tasikmalaya melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi resmi yang diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, H. Nasihin, S.IP, Wakil Ketua BAZNAS, dan jajaran pengurus BAZNAS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif mengenai peran ZISWAF dalam pemberdayaan masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, BAZNAS juga menyampaikan kabar gembira bahwa laporan keuangannya meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun 2025 sebuah prestasi yang menunjukkan tata kelola dan transparansi keuangan yang tinggi.
Ketua PD KAMMI Tasikmalaya, Muhammad Syafiq Majdi, S.E., mengatakan bahwa capaian penghimpunan yang signifikan serta raihan WTP merupakan indikator kuat bahwa pengelolaan zakat di Kota Tasikmalaya semakin profesional dan akuntabel.
“Lonjakan penghimpunan hingga Rp7 miliar dan raihan WTP 2025 adalah bukti nyata bahwa pengelolaan ZIS di Kota Tasikmalaya mendapat kepercayaan besar dari masyarakat. Ini prestasi yang patut diapresiasi dan dibanggakan oleh seluruh elemen umat,” ujar Syafiq.

PD KAMMI Tasikmalaya menilai bahwa potensi ZISWAF di kota ini masih sangat besar. Dana-dana tersebut dapat dimaksimalkan untuk program pemberdayaan ekonomi, bantuan pendidikan, kesehatan, hingga penguatan usaha mikro mustahik, sehingga kontribusi zakat menjadi bagian penting dalam pengentasan kemiskinan.
Momentum bulan Ramadhan juga menjadi kesempatan strategis untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah secara maksimal.
“Ramadhan adalah bulan keberkahan yang melahirkan peningkatan kepedulian sosial umat. Kami mendorong agar BAZNAS bersama elemen masyarakat, lembaga pendidikan, dan komunitas terus menggencarkan penghimpunan dana ZISWAF untuk dimanfaatkan secara produktif dan tepat sasaran,” tambah Syafiq.
KAMMI juga menilai bahwa kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintahan daerah sangat penting untuk diperkuat. Sinergi ini sejalan dengan program pemerintah kota yang berfokus pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebuah arah strategis yang didukung penuh oleh organisasi mahasiswa tersebut.
![]()
Penulis : Ist
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan