Soroti Manajemen RS Hermina, Kepler Sianturi Fasilitasi Mediasi Pasien Operasi Caesar Soal Kelalaian Obat Lanjutan

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Pelayanan medis Rumah Sakit (RS) Hermina Tasikmalaya menuai sorotan tajam setelah muncul dugaan kelalaian terhadap salah satu pasien JKN asal Kecamatan Bungursari.

Pasien pasca-operasi caesar tersebut diduga diperbolehkan pulang tanpa dibekali obat jalan untuk proses penyembuhan di rumah.

Padahal, sesuai UU RI No. 44 Tahun 2009 Jo Kemenkes No. 28 Tahun 2014, pemberian obat lanjutan pasca-rawat inap bagi pasien JKN adalah kewajiban pihak rumah sakit selama masuk dalam Formularium Nasional (FORNAS).

Merespons keluhan warga tersebut, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PDI-Perjuangan, Kepler Sianturi, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, melakukan mediasi antara pihak keluarga pasien dan manajemen RS Hermina pada Kamis (05/02/2026).

“Kami menerima aspirasi warga Bungursari terkait dugaan kelalaian pihak rumah sakit yang lupa memberikan obat pasca-operasi. Akibatnya, lebih dari satu minggu pasien tidak mendapatkan penanganan obat jalan yang seharusnya,” ujar Kepler.

Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memastikan kesehatan pasien dan bayi tetap terjaga, sekaligus mendorong RS Hermina melakukan evaluasi manajemen secara menyeluruh.

“Banyak masukan dan keluhan masyarakat terkait manajemen RS swasta ini yang perlu diperbaiki,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Humas RS Hermina, Gun Gun, memberikan penjelasan secara umum kepada awak media. Ia menyatakan bahwa prosedur standar rumah sakit mengharuskan setiap pasien pulang dengan membawa obat yang direkomendasikan dokter.

“Kami pastikan setiap pasien yang pulang sudah terkasihkan obatnya, baik antibiotik maupun yang lain. Namun, kami perlu meng-clearkan persepsi mengenai obat apa yang disebut tidak terbawa. Itulah fungsi pertemuan kami dengan pihak keluarga hari ini,” jelas Gun Gun.

Di tempat terpisah, perwakilan keluarga pasien berinisial “A” mengonfirmasi bahwa pertemuan telah membuahkan kesepakatan. Pihak RS Hermina mengakui adanya kekeliruan dan menyampaikan permohonan maaf secara resmi.

“Pihak Hermina sudah meminta maaf atas kejadian ini. Sebagai bentuk tanggung jawab, mereka berkomitmen memberikan pelayanan pengecekan kesehatan ke rumah (Home Visit) secara rutin sampai pasien benar-benar pulih,” ungkap “A”.

Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh fasilitas kesehatan di Kota Tasikmalaya untuk lebih teliti dalam menjalankan prosedur pemulangan pasien, demi menjamin hak kesehatan masyarakat sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kepedulian Sosial, CV Assalam Family Menyasar Lansia, Guru Ngaji hingga Anak Yatim di Bantarsari
CV Armey Jaya Mandiri Turun Tangan, Kakek 74 Tahun di Tawang Kini Punya Harapan Rumah Layak
Pura-Pura Pesan Ojol, Pria di Natar Dibekuk Polisi Usai Bawa Kabur Motor Maxim
Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum
Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas
Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:34 WIB

Kepedulian Sosial, CV Assalam Family Menyasar Lansia, Guru Ngaji hingga Anak Yatim di Bantarsari

Minggu, 1 November 2026 - 10:00 WIB

CV Armey Jaya Mandiri Turun Tangan, Kakek 74 Tahun di Tawang Kini Punya Harapan Rumah Layak

Minggu, 1 November 2026 - 09:48 WIB

Pura-Pura Pesan Ojol, Pria di Natar Dibekuk Polisi Usai Bawa Kabur Motor Maxim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas

Berita Terbaru