Kawal Aspirasi Warga Panyingkiran, Empat Anggota DPRD Dapil 2 Siap Perjuangkan Usulan Prioritas 2027

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, berlangsung dinamis di tengah semangat warga memperjuangkan pembangunan wilayah, Kamis (22/01/2026).

Kegiatan bertema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat” ini mendapat perhatian khusus dengan hadirnya empat anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2, yakni perwakilan Fraksi Partai Gerindra, PKS, Golkar, dan PKB.

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, H. Andi Warsandi, S.E., menegaskan bahwa seluruh usulan yang lahir dari Musrenbang Panyingkiran harus selaras dengan RPJMD Walikota 2025–2029. Ia menekankan pentingnya menuntaskan program unggulan seperti Tasik Pelak, Pintar, Gemas, Religi, Nyaman, dan Melayani.

“Tujuan musyawarah ini adalah penguatan tahun tema pembangunan. Kami akan berikhtiar melakukan pengawalan hingga tingkat kota agar skala prioritas yang telah disepakati tokoh masyarakat di sini dapat terakomodasi, baik melalui jalur infrastruktur, pemberdayaan, maupun aspek ekonomi,” ujar Andi Warsandi.

Camat Indihiang, Hendro Haryoko, S.IP., M.M., memberikan arahan strategis kepada para Ketua RW dan kader agar tidak hanya berpangku tangan pada dana kelurahan atau APBD murni. Mengingat adanya pengaturan kembali anggaran dari pemerintah pusat, kreativitas dalam mencari sumber dana lain menjadi kunci.

“Kami berharap lurah dan para kader bisa proaktif mengakses sumber lain, seperti dana hibah pusat, Pokir anggota dewan, hingga dana CSR dari pihak swasta dan perbankan. Selama ada daya juang yang tinggi, insya Allah usulan kegiatan dapat terealisasi demi kebermanfaatan masyarakat,” papar Hendro.

Lurah Panyingkiran, Maman Permana, melaporkan bahwa terdapat sedikitnya 30 usulan yang masuk dalam Musrenbang kali ini. Ia menyadari bahwa anggaran Dana Kelurahan yang berkisar di angka Rp200 juta memiliki keterbatasan besar dalam mengcover seluruh kebutuhan warga.

“Kehadiran empat anggota dewan hari ini memberikan harapan besar bagi kami. Karena dana kelurahan terbatas, kami sangat berharap usulan-usulan masyarakat yang tidak tercover APBD bisa diakomodir melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan. Alhamdulillah, semua usulan sudah kita arahkan agar sesuai dengan kebijakan prioritas pemerintah tahun 2027,” pungkas Maman.

Acara yang turut dihadiri oleh perwakilan Bappelitbangda, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh agama ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah sembari menunggu tahapan verifikasi di tingkat kecamatan.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB