PMII Rayon Syekh Abdul Muhyi Gelar Sekolah Pendidikan Kritis 2025

Senin, 30 Juni 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – PMII Rayon Syekh Abdul Muhyi, Komisariat INU Tasikmalaya, menyelenggarakan Sekolah Pendidikan Kritis Ke-1.

Kegiatan tersebut sebagai upaya konkret membangkitkan daya pikir kritis dan peran sosial mahasiswa di tengah arus pendidikan yang makin pragmatis dan kering dari kesadaran sosial.

Pelaksanaannya digelar pada 28–29 Juni 2025 bertempat di Kampus 2 Dokar 47 INU Tasikmalaya dengan mengusung tema besar “Membangun Kesadaran Kritis Menuju Pendidikan yang Humanis.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama dua hari penuh, kader-kader PMII dari berbagai tingkatan terlibat aktif dalam rangkaian sesi materi, refleksi, dan dialog intensif yang diisi oleh para tokoh akademisi, penulis, dan aktivis keislaman.

Beberapa pemateri di antaranya KH. Dr. Fauz Noor, M.Ag. – Pengasuh Ponpes Fauzan, Akademisi, Penulis Dr. H. Hasan Al As’ari, M.H. – Akademisi dan Penulis Mytfah Farid, S.IP. – Sekretaris IKA PMII Kota Tasikmalaya, Ilham Muadz Barokah, S.Sos. – PKC PMII Jawa Barat,  Ilham Abdul Jabar, S.Kom. – Founder Aswaja Center Kota Tasik dan Muamar Khadafi, S.Pd. – Bidang Keagamaan PC PMII Tasikmalaya.

Ketua pelaksana, Acep Igin Ginanjar, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penyadaran kolektif atas pentingnya gerakan mahasiswa yang tidak hanya sibuk pada agenda rutin, tapi mampu menghadirkan kritik, kesadaran ideologis, dan keberpihakan pada nilai-nilai keadilan.

Acep menyebut, Sekolah Pendidikan Kritis bukan sekadar forum belajar, melainkan tempat kami menyemai keberanian untuk berpikir dan bertindak.

“Kami ingin kader PMII tidak hanya tumbuh sebagai organisatoris, tapi juga sebagai intelektual yang berpihak dan membebaskan,” ujar Acep.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran pengurus PMII di tingkat komisariat dan cabang, seperti Ketua Komisariat PMII INU Tasikmalaya Lutfi Assidiqi, S.H., Ketua Rayon Syekh Abdul Muhyi Deri Andriansah, serta Ketua Cabang PMII Kota Tasikmalaya Ardiana Nugraha, S.Sos.

Melalui kegiatan ini, PMII Rayon Syekh Abdul Muhyi berharap bisa memperkuat basis intelektual kader agar terus tumbuh menjadi agen perubahan, yang tidak hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga di ruang-ruang sosial dan pengabdian masyarakat.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dandim 0611/Garut Hadiri Deklarasi Bersama Anti Penyalahgunaan Narkoba, Miras dan Obat Keras Tertentu
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di Sukajadi, Hasil Diperkirakan 600 Kilogram
Menjelang Pensiun, Kepala SDN 1 Urug Tasikmalaya Suarakan Pelestarian Aksara Sunda
Soal Transaksi Tanah Gunung Cihcir, Fellena Diminta Segera Berikan Klarifikasi
Amankan Aksi Massa di DPR RI, Ratusan Petugas Dishub dan Kepolisian Disiagakan
Heboh! Proyek Pengendalian Banjir Sungai Saddang Rp 11,8 M Diduga Asal Tumpuk
Ada Pidato dan Kreasi Seni Siswa, Intip Peringatan Maulid Nabi di SMPN 16 Tasikmalaya
Perumahan Parahyangan Bantah Tutup Saluran, Minta Tuduhan Dibuktikan Secara Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Dandim 0611/Garut Hadiri Deklarasi Bersama Anti Penyalahgunaan Narkoba, Miras dan Obat Keras Tertentu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di Sukajadi, Hasil Diperkirakan 600 Kilogram

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Menjelang Pensiun, Kepala SDN 1 Urug Tasikmalaya Suarakan Pelestarian Aksara Sunda

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Soal Transaksi Tanah Gunung Cihcir, Fellena Diminta Segera Berikan Klarifikasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Amankan Aksi Massa di DPR RI, Ratusan Petugas Dishub dan Kepolisian Disiagakan

Berita Terbaru