Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di Sukajadi, Hasil Diperkirakan 600 Kilogram

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALA CENAKU, MNP – Pelaksanaan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 pada tanaman jagung pipil dilaksanakan di lahan ketahanan pangan Dusun Tasik Rumbia I, Desa Sukajadi, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan lahan ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendorong penguatan sektor pertanian dan ketersediaan pangan di tingkat desa.

Panen dilakukan pada lahan seluas 0,5 hektare milik kelompok tani Tunas Harapan, dengan koordinator Kerto Simanjuntak dan petani Subari. Lahan tersebut berada di Desa Sukajadi dan menggunakan sistem tumpang sari.

Jagung yang ditanam merupakan varietas hibrida, dengan jarak tanam 20 x 40 sentimeter. Untuk memenuhi kebutuhan air tanaman, petani memanfaatkan sumber pengairan dari sumur bor.

Berdasarkan data pelaksanaan kegiatan, penanaman bibit jagung dilakukan pada 13 Mei 2026. Setelah melalui masa pertumbuhan dan pemeliharaan, tanaman tersebut kemudian dipanen pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Hasil panen jagung pipil dari lahan tersebut diperkirakan mencapai ±600 kilogram.

Kapolsek Kuala Cenaku Iptu Awet L. Nainggolan, S.H., M.H., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong swasembada pangan nasional.

“Ini sesuai dengan apa yang diprogramkan oleh Bapak Presiden, yaitu mewujudkan swasembada nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Iptu Awet.

Menurutnya, pengembangan sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Jagung sendiri memiliki potensi sebagai salah satu sumber pangan alternatif. Selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, jagung juga menjadi komoditas penting bagi kebutuhan pakan dan berbagai produk olahan.

Dalam kegiatan tersebut, jagung dipandang sebagai salah satu alternatif pangan lokal yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, serta berbagai zat gizi lainnya.

Pengembangan komoditas jagung di tingkat desa diharapkan dapat membantu memperkuat keberagaman sumber pangan masyarakat di tengah tingginya ketergantungan terhadap beras.

Panen raya tersebut turut dihadiri Kapolsek Kuala Cenaku Iptu Awet L. Nainggolan S.H., M.H.; Kepala Desa Sukajadi Ilyas; Sekretaris Desa Sukajadi Azwir Arpandi; Kepala Dusun Sahurdin; Ps. Kanit Intelkam Aipda Tedy Diantoro; Bhabinkamtibmas Aiptu H. Sihotang S.Sos; Bhabinkamtibmas Aiptu M. Nurhadi; Bhabinkamtibmas Brigadir Andika Candra; Ba Unit Intel Bripda Khoiril Ikhsan; perangkat Desa Sukajadi serta masyarakat Desa Sukajadi.

Kehadiran unsur kepolisian dan pemerintah desa menunjukkan adanya dukungan terhadap kegiatan pertanian masyarakat, khususnya program ketahanan pangan yang dilaksanakan di wilayah Desa Sukajadi.

Kegiatan panen juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung hasil pemanfaatan lahan ketahanan pangan yang telah ditanami jagung sejak pertengahan Mei 2026.

Dengan luas lahan 0,5 hektare dan estimasi produksi sekitar 600 kilogram, hasil tersebut menjadi salah satu gambaran produktivitas lahan jagung yang dikelola kelompok tani di Desa Sukajadi.

Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan hasil panen berdasarkan data kegiatan dan bukan hasil penimbangan akhir yang telah diaudit.

Panen raya berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan produktif, memperkuat kelompok tani, serta meningkatkan produksi pangan lokal secara berkelanjutan.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP
Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status
Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati
Audiensi Tambang PT SJP di DPRD Berujung Tanya, Koalisi LSM Desak Kehadiran Bapenda dan DLH
Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana
Bupati Jeneponto Kumpulkan Forkopimda Bahas Isu Kamtibmas hingga Kabut Asap
Merasa Masih Termarginalkan, FKKS SMK Swasta Kota Tasikmalaya Minta Keberpihakan Kebijakan
Proyek Asrama Mahasiswa Bartim Rp2,8 Miliar Disorot: Bangunan Belum Ditempati, Fasilitas Bermasalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Tambang PT SJP di DPRD Berujung Tanya, Koalisi LSM Desak Kehadiran Bapenda dan DLH

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:28 WIB

Berita terbaru

Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:30 WIB