Seperti Anak Kecil, Pengacara ini Injak-injak Meja Persidangan

Sabtu, 8 Februari 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, MNP – Aksi menaiki dan injak meja di ruang sidang Hotman Paris vs Razman Arif Nasution membuat Firdaus Oiwobo banjir kritik, lantaran peristiwa tersebut kali pertama yang dilakukan oleh seorang pengacara dalam ruangan sidang di Indonesia.

Firdaus Oiwobo diketahui sebagai pengacara Razman Arif Nasution. Insiden menaiki meja sidang itu terjadi dalam sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pada Kamis (6/2/2025) kemarin.

Kritik keras dilontarkan oleh Dr. Weldy Jevis Saleh, SH., MH., yang merupakan praktisi dan akademisi hukum, sekaligus sebagai Dewan Pengawas DPD AWIBB (Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama) Jawa Barat.

Dirinya mengatakan seorang Advokat harus berperilaku layaknya seorang yang terpelajar. Menurutnya, sepanjang sejarah di Indonesia belum pernah ada dalam ruang sidang yang terhormat sampai terjadi insiden seperti itu, apalagi ini dilakukan oleh seorang bagian penegakan hukum.

“Sebagai seorang bagian dari penegak hukum/pengacara seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika, dan jika mau dikatakan sebagai seorang penegak hukum berprilaku lah sebagai orang yang terpelajar,” kata Dr. Weldy Jevis Saleh SH., MH, Jumat (7/2/2025) dikantornya di bilangan ruko Amsterdam, Grand Kota Bintang, Kotamadya Bekasi, Jawa Barat.

Ia juga menjelaskan, seharusnya jangan sampai malah seolah berbuat kegaduhan di persidangan dengan menginjak meja sidang.

“Apapun alasannya, mana mungkin seorang pengacara diruang sidang naik ke atas meja melompat menginjak-injak meja sidang, kita harus hormati nilai – nilai kebangsaan dan etika, ini kok jadi terlihat seperti anak kecil yang melompat dalam ruangan bermain,” ujar Dr. Weldy.

“Itu adalah ruang sidang yang terhormat yang harus di hormati, jadi tolong lah etika – etika seorang penegak hukum itu di kemukakan,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Bang Johanes, SH, yang juga merupakan pengurus dan kurator, dirinya menilai hal itu akan berdampak kepada Citra pengacara itu sendiri.

Pihaknya yang dibawah naungan Otto Hasibuan Peradi, sangat menyayangkan hal itu terjadi, Bang Johanes menduga citra sebagai pengacara Officium Nobile (profesi yang mulia) akan rusak dengan cara-cara yang di pertontonkan oleh Firdaus Oibowo di hadapan publik dalam sidang kemarin.

“Hal itu justru memperlihatkan tidak mencerminkan kepada pengacara itu sendiri,” ungkap pria yang akrab disapa bang Jo ini kepada wartawan, pada Jumat (7/2/2025) di Kantornya, di Ruko Amsterdam, Grand Kota Bintang, Kotamadya Bekasi, Jawa Barat.

Loading

Penulis : Erik Surya Sumantri

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid
Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal
Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia
Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 
Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?
Kader TPK Bungursari dan Sub Pos KB Harapkan Pencairan Insentif Lancar untuk BPJS
Pertamina dan Hiswana Migas Mangkir, Aliansi Lingkungan Desak DPRD Tasikmalaya Jadwal Ulang Audiensi SPBU
Keroyok Penjaga Pintu Perlintasan KA di Garut, 4 Pelaku Ditangkap Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:06 WIB

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:31 WIB

Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:11 WIB

Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?

Berita Terbaru