Terkait Kebutuhan Pupuk, KMP Suta Nusantara Korda Tasikmalaya Teken MoU di Jakarta

Kamis, 2 Mei 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – KMP Suta Nusantara Korda Tasikmalaya melakukan silaturahmi dan koordinasi terkait pengadaan pupuk dengan KMP Suta Nusantara Pusat dan PT Pupuk Indonesia Pangan di Jakarta, Selasa (30/4/24).

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum KMP Suta Nusantara Dadung Hari Setyo menyampaikan, dengan dibentuknya koordinator KMP Suta Nusantara diberbagai wilayah di Indonesia sebagai penyalur pupuk untuk mengatasi kelangkaan yang selama ini terjadi.

“Disamping kualitas pupuk yang memenuhi standar mutu juga harga yang cukup bersaing di pasaran,” kata Dadung.

KMP Suta Nusantara juga berkomitmen mendukung program pemerintah dalam peningkatan produktivitas pertanian yang berkesinambungan.

“Yakni Konsep Makmur Agrisolusi, bersinergi dari hulu (penyediaan pupuk, pestisida, bimbingan teknis pertanian) sampai hilir (Offtake hasil pertanian, Produksi dan pengolahan hasil pertanian serta penjualan hasil produksi pertanian tersebut),” jelas Dadung.

Hal ini diamini oleh Dirut PT Pupuk Indonesia Pangan Iwan Daru Sukmana yang menyebut, kehadiran PT Pupuk Indonesia Pangan merupakan kebijakan pemerintah dalam Program Agrosolusi.

Menurut Iwan Daru Sukmana, ini wujud komitmen untuk memenuhi kebutuhan pupuk non subsidi di seluruh wilayah di Indonesia.

“Hal ini merupakan kabar baik dan jawaban keresahan para petani tentang kelangkaan pupuk, termasuk solusi penjualan dan produksi hasil pertanian,” ujarnya.

Dalam acara ini, Ketua Korda Suta Nusantara Tasikmalaya Tatang Sutarman melakukan MoU untuk memenuhi kebutuhan pupuk wilayah kota dan kabupaten Tasikmalaya.

Tatang juga menyampaikan akan bekerjasama dengan agen dan penyalur di berbagai wilayah kota/kabupaten Tasikmalaya.

“Ya, untuk memudahkan penyaluran pupuk ke para petani yang saat ini di indikasikan bahwa kuota pupuk di kota/kabupaten Tasikmalaya belum memenuhi kuota kebutuhan para petani,” imbuh Tatang.

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa KMP Suta Nusantara Tasikmalaya akan segera membentuk demplot yang akan di jadikan pilot projek percontohan dan edukasi terkait bagaimana proses pengelolaan perkebunan dan pertanian yg sesuai dengan standar.

“Sehingga menghasilkan produk unggulan pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!
Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan
Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal
Negara Hadir! Ahli Waris Anggota BPD di Maiwa Terima Santunan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
Enrekang Terbaik I se-Sulawesi! Sikat Penghargaan Kemendagri di Bidang Pendidikan, Bawa Pulang Rp 2 Milyar 
UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan
Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:09 WIB

Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!

Sabtu, 19 September 2026 - 08:57 WIB

Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 08:43 WIB

Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal

Sabtu, 19 September 2026 - 08:38 WIB

Negara Hadir! Ahli Waris Anggota BPD di Maiwa Terima Santunan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 19 September 2026 - 08:30 WIB

Enrekang Terbaik I se-Sulawesi! Sikat Penghargaan Kemendagri di Bidang Pendidikan, Bawa Pulang Rp 2 Milyar 

Berita Terbaru