Bupati Paparkan Berbagai Inovasi Unggulan Pembangunan di Pakpak Bharat 

Selasa, 13 Februari 2024 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memaparkan Inovasi Unggulan Pembangunan Daerah Pakpak Bharat, Senin (12/02/2024).

Hal tersebut dikatakannya pada sesi Verifikasi dan Wawancara Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2024 di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara.

Dalam acara tersebut, Bupati menjelaskan inovasi yang dirancang dan diciptakannya yaitu  Pengembangan Komoditas Jagung (Pekotas Jagung).

“Temuan ini guna mempercepat peningkatan dan pemulihan ekonomi masyarakat yang menitikberatkan pada pembangunan Desa Berdaya saing dan berkelanjutan,” kata Bupati.

Dia menyebut, Inovasi yang diciptakan tahun 2021 ini, bertujuan untuk peningkatan dan pemulihan ekonomi masyarakat yang menitikberatkan pembangunan Desa berdaya saing dan berkelanjutan.

“Juga memperhatikan bahwa PDRB perkapita Pakpak Bharat selama 12 tahun berada di urutan 31 dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara,” jelasnya.

Menurut Bupati, masih rendahnya pengeluaran perkapita dan minimnya akses pengolahan komoditi jagung meyakinkannya bahwa melalui inovasi ini maka petani di Kabupaten Pakpak Bharat dapat mendukung upaya peningkatan PDRB dan pengeluaran per kapita.

“Selain itu mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka pengangguran dan persentase kemiskinan serta meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Pakpak Bharat,” ungkap Bupati dalam sambutannya.

Diketahui, Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan kegiatan pengendalian perencanaan pembangunan daerah oleh Kementerian PPN/Bappenas melalui evaluasi kreatif dan komprehensif terhadap pembangunan daerah untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota setiap tahun.

Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil dengan baik dalam perencanaan, pencapaian pelaksanaan, dan inovasi pembangunan.

PPD juga dalam rangka meningkatkan keterpaduan pelaksanaan pembangunan pusat dan daerah serta sebagai bentuk motivasi dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas prestasinya dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Atas dasar itulah, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan evaluasi komprehensif dan kreatif melalui Penghargaan Pembangunan Daerah.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB