Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memaparkan Inovasi Unggulan Pembangunan Daerah Pakpak Bharat, Senin (12/02/2024).
Hal tersebut dikatakannya pada sesi Verifikasi dan Wawancara Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2024 di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara.
Dalam acara tersebut, Bupati menjelaskan inovasi yang dirancang dan diciptakannya yaitu Pengembangan Komoditas Jagung (Pekotas Jagung).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Temuan ini guna mempercepat peningkatan dan pemulihan ekonomi masyarakat yang menitikberatkan pada pembangunan Desa Berdaya saing dan berkelanjutan,” kata Bupati.
Dia menyebut, Inovasi yang diciptakan tahun 2021 ini, bertujuan untuk peningkatan dan pemulihan ekonomi masyarakat yang menitikberatkan pembangunan Desa berdaya saing dan berkelanjutan.
“Juga memperhatikan bahwa PDRB perkapita Pakpak Bharat selama 12 tahun berada di urutan 31 dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara,” jelasnya.
Menurut Bupati, masih rendahnya pengeluaran perkapita dan minimnya akses pengolahan komoditi jagung meyakinkannya bahwa melalui inovasi ini maka petani di Kabupaten Pakpak Bharat dapat mendukung upaya peningkatan PDRB dan pengeluaran per kapita.
“Selain itu mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka pengangguran dan persentase kemiskinan serta meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Pakpak Bharat,” ungkap Bupati dalam sambutannya.
Diketahui, Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan kegiatan pengendalian perencanaan pembangunan daerah oleh Kementerian PPN/Bappenas melalui evaluasi kreatif dan komprehensif terhadap pembangunan daerah untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota setiap tahun.
Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil dengan baik dalam perencanaan, pencapaian pelaksanaan, dan inovasi pembangunan.
PPD juga dalam rangka meningkatkan keterpaduan pelaksanaan pembangunan pusat dan daerah serta sebagai bentuk motivasi dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas prestasinya dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Atas dasar itulah, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan evaluasi komprehensif dan kreatif melalui Penghargaan Pembangunan Daerah.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan