Darurat Demokrasi, PD KAMMI Kota Tasikmalaya Soroti Netralitas Presiden 

Selasa, 13 Februari 2024 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Hampir tiga bulan lamanya masyarakat dipertontonkan kelihaian sang penguasa dengan percaya diri bermain peran sebagai penyelenggara sekaligus wasit dalam pemilu kali ini.

Etika tak lagi menjadi standar moral dalam merebut kuasa, hukum tak lagi menjadi pelindung bagi mereka yang teraniaya.

Tangisan tak lagi menjadi arti ketika nafsu berkuasa menjadi tujuan utama. Pemilihan umum yang semula menjadi semangat reformasi seketika hilang tak bernisan.

Statement tersebut diutarakan Fajar Anugerah Koordinator Lapangan Aksi Taubat Demokrasi yang di gelar Pimpinan Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Kota Tasikmalaya, depan Balaikota Tasikmalaya.

Nampak hadiri Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Ketua KPU Kota Tasikmalaya, Bawaslu Kota Tasikmalaya, Senin (12/02/2024).

Massa aksi pun secara bergantian berorasi menyampaikan aspirasi terkait dengan kondisi demokrasi di negeri ini, bahkan pembacaan puisi pun terdengar lantang. Dalam aksi tersebut, peserta melakukan simulasi matinya demokrasi.

Adapun, pernyataan sikap PD KAMMI Kota Tasikmalaya dalam tema Gerakan Selamatkan Masa Depan Demokrasi Indonesia sebagai berikut

1. Menuntut Netralitas Presiden dan Penyelenggara Pemilu 2024

2. Menuntut KPU, Bawaslu, dan Penyelenggara Pemilu 2024 lainnya di Kota Tasikmalaya untuk profesional menjaga Pemilu dari kecurangan

3. Apabila Presiden Indonesia dan Penyelenggara Pemilu 2024 tidak melaksanakan konstitusi dengan sebaik-baiknya maka menuntut untuk turun dari jabatannya.

Masa aksi sempat memecahkan gelas bertuliskan demokrasi yang mengisyaratkan demokrasi negeri ini telah hancur.

Selain itu, massa aksi juga melakukan tabur bunga pada foto presiden Jokowi yang bertuliskan penjahat demokrasi.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi
Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan
Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan
Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel
Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global
Perangi Narkoba, Satresnarkoba Polres Pakpak Bharat Ringkus Seorang Petani Pemilik Sabu
Dibalik Gemuruh May Day: Suara Sunyi Buruh Masih Terpinggirkan
Kapolres Pakpak Bharat Tegaskan Personel Siap Siaga Amankan May Day: Jangan Underestimate!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:23 WIB

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:23 WIB

Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:21 WIB

Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:32 WIB

Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB