181 Guru Enrekang Ikut PGP Angkatan 11 se-Sulawesi Selatan

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengutus 181 guru di Kabupaten Enrekang yang menjadi sasaran Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 11. Sementara 36 guru menjadi pengajar praktik. Jumlah ini terbanyak diantara semua kabupaten/kota di Sulsel.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang GTK Dinas Dikbud Enrekang Zulfian disela acara Koordinasi Teknis PPGP yang digelar Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulawesi Selatan, 13-15 Juni 2024. Koordinasi Teknis ini membahas Pleno Pengkelasan, dan Mekanisme Penyelenggaraan PPGP Angkatan 11.

Sulfian mengapresiasi antusiasme dan semangat para guru Kab Enrekang dalam mengikuti PGP, karena bukan hanya untuk pemenuhan kebutuhan guru profesional melalui pendidikan dan pelatihan yang terstruktur serta penjaminan mutu yang ketat.

“Tetapi juga untuk melahirkan pemimpin pembelajaran yang secara fungsional didorong menempati posisi kepala sekolah,” kata Sulfian.

PPGP ini diharapkan dapat membentuk pemimpin pembelajar yang mampu mendorong tumbuh kembang murid serta mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid.

Sementara itu, Jumurdin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Enrekang menargetkan bahwa Enrekang bisa mencetak 500 guru penggerak, dalam waktu dekat ini, dengan penyebaran merata.

Pada tahun 2024, PGP menetapkan 514 kabupaten/kota sasaran yang terdiri dari 466 kabupaten/kota yang akan melaksanakan PGP Reguler. Pelaksanaan PGP Reguler mencakup serangkaian lokakarya dan kegiatan pembelajaran, mulai dari lokakarya orientasi hingga lokakarya 7.

Sedangkan 30 kabupaten/kota diarahkan untuk pelaksanaan PGP Daerah Khusus (Dasus), dan 18 kabupaten/kota PGP Intensif yaitu daerah dengan akses internet yang sulit dan gangguan keamanan.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru