Yang Unik di HGN Enrekang 2025: Guru Tampil dengan Kostum Tempo Dulu

Sabtu, 29 November 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Ada pemandangan unik dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kabupaten Enrekang.

Pada pawai defile Porsenijar PGRI yang digelar Sabtu (29/11/2025), sejumlah guru dari berbagai cabang tampil mengenakan kostum ala guru tempo dulu.

Guru-guru tersebut tampak percaya diri berjalan di barisan defile dengan baju safari, tas kulit hitam, kopiah dan kacamata lama, serta sepatu pantofel yang identik dengan gaya pengajar era 70–80-an.

Kostum itu langsung mencuri perhatian ribuan peserta dan penonton yang memadati Lapangan Abubakar Lambogo Batili.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Enrekang, Erik, turut memberikan apresiasi atas kreativitas para guru.

Ia bahkan beberapa kali menghentikan langkah untuk sekadar berfoto bersama barisan peserta berkostum klasik tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kreativitas teman-teman guru. Kostum ini bukan hanya menarik, tapi sekaligus menjadi pengingat sejarah dan perjalanan profesi guru,” ujarnya.

Erik juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta defile karena telah memeriahkan pawai Porsenijar HGN dengan penuh semangat.

Menurutnya, antusiasme itu tetap terjaga meski berbagai persoalan pendidikan masih terus dibenahi.

Salah satu peserta berkostum tempo dulu, Murdiansyah, mengungkapkan bahwa ide kostum tersebut muncul dari keinginan untuk menghadirkan nuansa nostalgia pada perayaan Hari Guru.

“Kami sengaja berkostum ala guru zaman dahulu karena ingin mengingatkan bahwa profesi guru punya sejarah panjang dan kehormatan yang harus terus dijaga. Guru dulu sederhana, tegas, dan penuh wibawa. Nilai-nilai itu yang ingin kami hidupkan kembali,” jelasnya.

Kehadiran barisan “guru tempo dulu” ini menjadi salah satu momen paling menarik dalam pawai HGN tahun ini, sekaligus menambah warna dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Enrekang.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Hardiknas 2026 Enrekang Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi Peradaban
Ketua FATAS: Pers Adalah Pengawal Kebenaran dan Keadilan dalam Implementasi Hukum
Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!
32 Tahun Menjaga “Sanad Rasa”, Alumni Darul Arqam XI Lepas Atribut Duniawi untuk Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi
Asep Endang M. Syams Sebut Pers Organ Vital Realisasi Transparansi Publik
Pasca Musibah Longsor, Bupati Pakpak Bharat Resmikan Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara
Evakuasi Truk Tronton di Lebak Jero, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Arus
Abdusy Syakur Buka Fun Bike dan Senam Sehat Bersama Garut Hebat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:36 WIB

Hardiknas 2026 Enrekang Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi Peradaban

Senin, 4 Mei 2026 - 14:26 WIB

Ketua FATAS: Pers Adalah Pengawal Kebenaran dan Keadilan dalam Implementasi Hukum

Senin, 4 Mei 2026 - 14:19 WIB

Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!

Senin, 4 Mei 2026 - 11:43 WIB

32 Tahun Menjaga “Sanad Rasa”, Alumni Darul Arqam XI Lepas Atribut Duniawi untuk Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:33 WIB

Asep Endang M. Syams Sebut Pers Organ Vital Realisasi Transparansi Publik

Berita Terbaru