TASIKMALAYA, MNP – Semangat menjaga kebersihan lingkungan terus digelorakan oleh Pemerintah Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Memasuki akhir April 2026, jajaran kelurahan bersama masyarakat serentak melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di berbagai titik wilayah, Jumat (24/04/2026).
Lurah Panyingkiran, Maman Permana, S.E., M.Si., yang turun langsung memonitor jalannya kegiatan, mengapresiasi antusiasme warga dalam membersihkan lingkungan, mulai dari kawasan jalan protokol hingga area perkampungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, warga sangat antusias. Kami terus mengimbau melalui para Ketua RT dan RW agar budaya bersih ini tetap terjaga demi mewujudkan Panyingkiran yang asri, sejalan dengan visi misi Kota Tasikmalaya,” ujar Maman di sela-sela kegiatan.
Dirinya menjelaskan bahwa Kelurahan Panyingkiran memiliki program unggulan bertajuk “Panyingkiran Bersinar” (Bersih, Sehat, Indah, Asri, dan Resik).
Salah satu pilar penunjang program ini adalah pengelolaan sampah yang terintegrasi melalui enam unit bank sampah yang tersebar di wilayah kelurahan.
Dijelaskannya, bank sampah induk berada di RW 11 melalui TPS3R Mandiri yang merupakan hasil program Kotaku tahun 2021 dan masih berjalan produktif hingga kini.
“Kami terus mengedukasi masyarakat agar bisa memilah sampah dari rumah; mana yang organik untuk kompos dan non-organik yang bisa dijual kembali,” tambahnya.
Untuk mendukung mobilitas pengangkutan sampah, Pemerintah Kelurahan Panyingkiran juga telah memfasilitasi setiap bank sampah dengan kendaraan roda tiga (cator).
Fasilitas ini disiapkan sebagai solusi jika terjadi keterlambatan pengangkutan sampah oleh dinas terkait, sehingga sampah tidak menumpuk di pemukiman.
Di akhir kegiatannya, Lurah Maman Permana berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam memilah sampah dapat terus meningkat. Hal ini diharapkan mampu mengurangi beban volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Harapan kami kepada masyarakat, mari kita jadikan pilah sampah sebagai kebiasaan. Selain lingkungan jadi bersih, ada manfaat ekonomi bagi keluarga. Dan yang paling penting, jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan