72 Pekan Menjaga Kebersihan, Jumat Bersih Jadi Gerakan Nyata Wujudkan Jeneponto Bahagia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENEPONTO, MNP – Jumat pagi di Kabupaten Jeneponto bukan sekadar pergantian hari menuju akhir pekan. Di sejumlah sudut daerah, pagi justru dimulai dengan aktivitas membersihkan lingkungan.

Ada sapu yang bergerak menyusuri halaman kantor, rumput yang dirapikan, sampah yang dikumpulkan, hingga saluran air yang dibersihkan.

Aparatur pemerintah dan masyarakat turun bersama, mengerjakan sesuatu yang sederhana tetapi memiliki makna besar, menjaga lingkungan tetap bersih.

Itulah wajah Jumat Bersih, sebuah gerakan yang terus dipertahankan Pemerintah Kabupaten Jeneponto sejak awal kepemimpinan Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, S.E., M.M.

Paris Yasir resmi dilantik sebagai Bupati Jeneponto bersama Wakil Bupati pada 21 Maret 2025. Sepekan setelahnya, tepat pada Jumat, 28 Maret 2025, gerakan Jumat Bersih mulai berjalan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kebersihan di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Hari ini, Jumat 7 Agustus 2026, gerakan tersebut telah memasuki pekan ke-72, jika dihitung sejak Jumat pertama setelah pelantikan.

Angka 72 mungkin terlihat sederhana. Namun jika satu kegiatan dilakukan berulang selama lebih dari satu tahun, maknanya berubah menjadi sebuah konsistensi.

Bukan lagi sekadar membersihkan halaman atau mengangkut sampah, tetapi membangun kebiasaan.

Jumat Bersih tumbuh dari kesadaran bahwa lingkungan yang bersih tidak dapat diwujudkan hanya melalui program pemerintah atau mengandalkan petugas kebersihan. Ia membutuhkan partisipasi.

Karena itu, kegiatan ini diarahkan menjadi ruang untuk mempertemukan semangat pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Perangkat daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, serta berbagai unsur masyarakat didorong untuk mengambil bagian sesuai lingkungan masing-masing.

Satu orang mungkin hanya mampu membersihkan halaman di sekitarnya. Tetapi ketika dilakukan bersama-sama, lingkungan yang dibersihkan menjadi lebih luas dan dampaknya terasa lebih besar.

Ia bukan hanya tentang sampah yang dipungut, tetapi tentang kesadaran yang ditumbuhkan.

Konsistensi Jumat Bersih juga tidak berdiri sendiri. Gerakan ini menjadi bagian dari semangat Pemerintah Kabupaten Jeneponto di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintahan ke dalam kegiatan yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

Mewujudkan Jeneponto Bahagia tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tertata merupakan bagian penting dari kualitas hidup masyarakat.

Sebab, kebahagiaan masyarakat juga tumbuh dari lingkungan tempat mereka tinggal.

Jalan yang bersih, saluran air yang tidak tersumbat, ruang publik yang tertata, serta lingkungan yang bebas dari tumpukan sampah merupakan hal-hal sederhana yang memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Jumat Bersih terus didorong agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial mingguan. Harapannya, kebiasaan menjaga kebersihan pada hari Jumat perlahan berubah menjadi budaya menjaga kebersihan setiap hari.

Gerakan ini juga menemukan relevansinya dengan perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan lingkungan dan pengelolaan sampah.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong Gerakan Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik dan Indah, sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang bersih dan tertata.

Semangat tersebut sejalan dengan apa yang terus dibangun di Kabupaten Jeneponto, memulai perubahan dari lingkungan terdekat dan melibatkan masyarakat secara langsung.

Dengan demikian, Jumat Bersih menjadi bentuk nyata semangat kebersihan yang dimulai dari daerah.

Bukan menunggu perubahan datang dari atas, tetapi memulainya dari halaman kantor, jalan lingkungan, fasilitas umum, desa dan kelurahan.

Memasuki Jumat Bersih ke-72, pekerjaan tentu belum selesai. Masih ada sampah yang harus ditangani. Masih ada lingkungan yang perlu dibersihkan. Masih ada kesadaran yang harus terus dibangun.

Namun, 72 pekan memberikan satu pesan penting: sebuah perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.

Kadang ia dimulai dari sebuah sapu, selembar sampah yang dipungut, selokan yang dibersihkan, atau sekelompok orang yang memilih turun bersama pada Jumat pagi.

Dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang, lahirlah budaya. Dan dari budaya menjaga kebersihan, tumbuh lingkungan yang sehat dan nyaman.

Bagi Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Jumat Bersih akan terus menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, resik dan indah, sekaligus memperkuat cita-cita besar Jeneponto Bahagia.

Sebab pada akhirnya, daerah yang bahagia bukan hanya daerah yang terus membangun, tetapi juga daerah yang warganya merasa nyaman hidup di dalamnya.

72 pekan telah berlalu. Jumat Bersih terus berjalan. Dan gerakan menjaga Jeneponto tetap bersih adalah pekerjaan kita bersama.

Loading

Penulis : Penulis: Doddy A. Baso Kepala Bidang Humas dan IKP Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jeneponto

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan
Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang Dramaga Diduga Keracunan, Ketua FJP2 Bogor Raya Desak Investigasi Menyeluruh
Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan
Pasca OTT Bupati, Kantor Dindikpora Pemalang Digeledah KPK, Kepala Dinas Siap Kooperatif
KRISIS SAMPAH ENREKANG: Armada Ditambah, Tapi Kepedulian Pemimpin Jadi Kunci
Bupati Tasikmalaya Lantik 18 Pejabat, Tegaskan Penempatan ASN Berdasarkan Sistem Merit
SAMPAH SERAPAH VIRAL! Puisi Sindir Pemkab Enrekang, Tokoh: Masalahnya Bukan Cuma Uang
Bantuan Sosial atau Bancakan Anggaran? GMNI Cium Kejanggalan Anggaran Rp3,014 Miliar di Dinsos Tahun 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:17 WIB

72 Pekan Menjaga Kebersihan, Jumat Bersih Jadi Gerakan Nyata Wujudkan Jeneponto Bahagia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang Dramaga Diduga Keracunan, Ketua FJP2 Bogor Raya Desak Investigasi Menyeluruh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Pasca OTT Bupati, Kantor Dindikpora Pemalang Digeledah KPK, Kepala Dinas Siap Kooperatif

Berita Terbaru