Warga Tasikmalaya Minta Pertolongan KDM dan Viman untuk Kesembuhan Anaknya

Rabu, 14 Mei 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Seorang ibu muda asal Tasikmalaya, Sari Wati (25), warga Kp. Kreteg, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, mengadu dan memohon bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, serta Wali Kota Tasikmalaya.

Pasalnya, anak semata wayangnya Silvia Ristiyawan (7), mengalami gangguan kesehatan serius sejak kecil dan butuh perhatian serius demi kesembuhan buah hatinya.

Saat ditemui wartawan di sekitar Pasar Cikurubuk HPKP, Sari yang tengah bekerja menyortir kerupuk mengungkapkan kondisi anaknya Silvia mengalami kejang-kejang, tidak bisa berbicara, seluruh tubuhnya kaku, bahkan sempat koma.

Ia mengaku pernah membawa Silvia berobat hingga menghabiskan Rp7 juta, namun belum menunjukkan hasil. Kini, Sari tak memiliki cukup dana untuk melanjutkan pengobatan dan belum terdaftar di BPJS karena status pernikahannya yang siri.

“Anak saya belum diperiksa lagi ke dokter karena tidak ada biaya. Saya juga belum punya KIS. Saya hanya ingin anak saya sembuh dan bisa hidup normal seperti anak-anak lainnya,” ujar Sari, Rabu (14/05/2025).

Sari dan suaminya, Iwan Ridwan (30), yang bekerja sebagai buruh harian, tinggal bersama anaknya di sebuah los pasar kosong di Blok B No. 19 HPKP. Keterbatasan ekonomi membuat mereka hanya bisa berharap pada uluran tangan pemerintah.

Ia mengaku malu meminta tolong, namun demi masa depan anaknya, Sari Wati memberanikan diri memohon bantuan dari Kang Dedi Mulyadi dan Wali Kota Tasikmalaya.

“Saya tidak tahu harus minta tolong ke siapa lagi. Kami orang tidak mampu. Saya hanya ingin anak saya sembuh,” katanya lirih.

Sari Wati berharap ada perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar anaknya bisa mendapat perawatan medis yang layak dan memiliki masa depan seperti anak-anak lainnya.

Loading

Penulis : Dadan

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur
Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan
Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA
TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?
Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan
Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 
Tanggapi Berita Paguyuban Online Bersatu, Maxim Indonesia Buka Suara Terkait Tarif dan Komisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:23 WIB

Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 18 September 2026 - 19:08 WIB

Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan

Jumat, 18 September 2026 - 18:34 WIB

Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA

Jumat, 18 September 2026 - 14:37 WIB

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?

Berita Terbaru

Berita terbaru

TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:37 WIB