Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA

Jumat, 18 September 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Dampak buruk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus melanda Kabupaten Barito Timur kini mulai terlihat nyata pada sektor kesehatan.

Berdasarkan data dari Puskesmas Tampa, tercatat sebanyak 118 orang telah menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Kecamatan Paku, dalam kurun waktu 20 Agustus hingga 17 September 2026.

Data tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Puskesmas Tampa, Roy Daldo Antonio, saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat, 18 September 2026.

“Yang sudah terdata saja mencapai ratusan orang yang terkena ISPA. Namun, saya menduga jumlah warga yang sebenarnya terpapar namun belum berobat ke Puskesmas dan belum tercatat kemungkinan jauh lebih besar,” ujar Roy.

Dugaan tersebut bukan tanpa alasan. Kabut asap yang semakin pekat dan kualitas udara yang terus memburuk dalam beberapa minggu terakhir dinilai sangat berpotensi membuat jumlah penderita ISPA terus melonjak tajam.

Hasil pemantauan kualitas udara pada hari ini menunjukkan angka yang sangat mengkhawatirkan: PM2.5 mencapai 582 dan PM10 mencapai 2.132.

Angka-angka ini berada pada kategori sangat berbahaya dan kritis, jauh melampaui ambang batas aman yang ditetapkan baik oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun peraturan pemerintah.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Puskesmas Tampa telah menyiapkan langkah antisipatif. Pihaknya menyediakan ruangan khusus bebas asap serta layanan oksigen secara gratis bagi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis.

Tidak hanya itu, Puskesmas Tampa juga berkomitmen siap mendatangi langsung warga yang membutuhkan bantuan oksigen di kediaman masing-masing. Tim medis juga siap mendampingi petugas Damkar yang berisiko kekurangan oksigen saat bertugas memadamkan api di lapangan.

“Walaupun kami telah menyediakan ruang layanan oksigen yang bebas dari asap, namun bila ada keadaan darurat dan mendesak, kami siap terjun langsung ke lapangan. Kita tidak hanya berdiam diri menunggu,” tegas Roy.

Roy juga menghimbau seluruh masyarakat Kecamatan Paku untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan yang mendesak.

Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan paparan terhadap udara yang tidak sehat, sehingga masyarakat—terutama kelompok rentan—dapat terhindar dari risiko ISPA maupun gangguan kesehatan yang lebih serius dan kronis lainnya.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

GAPURA Tuding Pemkot Tasikmalaya Tumpul Pengawasan: Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum Berbayar
PUTR Ungkap Alih Fungsi Ruko Jadi WC Umum Berbayar, Gapura Desan Pemkot Tasik Tutup Operasional
Hujan Picu Longsor di 16 Desa Kabupaten Tasikmalaya, Akses Jalan Terganggu
Pemkab Tasikmalaya Siapkan Optimalisasi Eks Kantor Setda di Kota Tasikmalaya
Pemkab Tasikmalaya Perpanjang SPK 4.474 PPPK Paruh Waktu, Bupati Tekankan Kemudahan Layanan Kepegawaian
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UP3 Tasikmalaya Salurkan Bantuan Usaha untuk Warga Panglayungan
Desa Dirgahayu Genjot Penerimaan PBB, Realisasi Capai 70 Persen
Cekik Korban dan Gasak Rp17 Juta, Pelaku Curas di Natar Terancam 9 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:27 WIB

GAPURA Tuding Pemkot Tasikmalaya Tumpul Pengawasan: Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum Berbayar

Selasa, 3 November 2026 - 13:25 WIB

PUTR Ungkap Alih Fungsi Ruko Jadi WC Umum Berbayar, Gapura Desan Pemkot Tasik Tutup Operasional

Selasa, 3 November 2026 - 13:03 WIB

Hujan Picu Longsor di 16 Desa Kabupaten Tasikmalaya, Akses Jalan Terganggu

Selasa, 3 November 2026 - 12:58 WIB

Pemkab Tasikmalaya Siapkan Optimalisasi Eks Kantor Setda di Kota Tasikmalaya

Selasa, 3 November 2026 - 12:53 WIB

Pemkab Tasikmalaya Perpanjang SPK 4.474 PPPK Paruh Waktu, Bupati Tekankan Kemudahan Layanan Kepegawaian

Berita Terbaru