Warga Langkob Gelar Munggahan Jelang Ramadhan 1447 H, Diisi Ziarah Kubur dan Doa Bersama

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, puluhan warga Kampung Langkob, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya menggelar tradisi munggahan dengan kegiatan ziarah kubur dan doa bersama, Selasa(17/02/2026)

Kegiatan tahunan tersebut diikuti oleh masyarakat setempat, termasuk para santri Al Huda. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan tampak menyelimuti prosesi yang menjadi bagian dari tradisi spiritual warga dalam menyongsong bulan penuh berkah.

Acara diawali dengan tawasulan dan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah, kemudian dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Muda Aom Alfin Rahman.

Doa-doa dipanjatkan untuk para leluhur, orang tua, dan kaum muslimin muslimat yang telah wafat, sekaligus memohon keberkahan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Usai doa bersama di Kompleks Pemakaman Umum Langkob, rombongan melanjutkan ziarah ke makam almarhum Kyai Jajang Abdurahman, sosok ulama kharismatik yang dikenal luas di tengah masyarakat serta merupakan tokoh Nahdlatul Ulama.

Di pusara beliau, jamaah kembali memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan beliau dalam membina umat.

Tokoh masyarakat yang juga Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam Al Huda, Septyan Hadinata, menyampaikan bahwa kegiatan munggahan bukan sekadar tradisi, melainkan sarat makna spiritual dan sosial.

“Munggahan yang kita maknai sebagai Munajat Menggapai Berkah Ramadhan menjadi momentum untuk membersihkan hati, mempererat ukhuwah, serta meneguhkan niat dalam menyambut Ramadhan. Ziarah kubur dalam perspektif Islam mengingatkan kita pada kematian, melembutkan hati, dan mendorong kita untuk memperbanyak amal saleh,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara nilai-nilai Islam, ziarah kubur memiliki beberapa tujuan, di antaranya Mengingat kematian (tazkiratul maut) agar manusia tidak lalai dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,  Mendoakan ahli kubur sebagai bentuk bakti dan kepedulian kepada para pendahulu.

Selain itu,  Menumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan dunia bersifat sementara, sehingga Ramadhan disambut dengan kesiapan lahir dan batin serta Memperkuat kebersamaan dan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

Usai kegiatan, Kyai Muda Aom Alfin Rahman menegaskan pentingnya menjaga tradisi ziarah kubur sebagai sarana muhasabah diri. “Ramadhan adalah madrasah ruhani. Dengan ziarah, hati kita diingatkan untuk tidak sombong dan tidak terlena oleh dunia,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Aiptu Iwan Ridwan, SH., MH. Ia memberikan apresiasi atas kekompakan dan semangat religius warga.

“Ketaatan dalam menjalankan ibadah akan membentuk jiwa-jiwa yang kuat secara moral dan spiritual. Dari sanalah lahir masyarakat yang mampu menjadi pilar kamtibmas di lingkungannya,” ungkapnya.

Kegiatan munggahan ditutup dengan silaturahmi antar warga. Tradisi ini terus dijaga sebagai bentuk harmonisasi antara nilai-nilai keislaman, budaya lokal, dan semangat kebersamaan masyarakat Langkob dalam menyongsong Ramadhan 1447 H.

Loading

Penulis : Ist

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?
Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi
Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan
Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat
Ramai Isu ‘Orang Dalam’ Atlet POPDA Pemalang, Ini Penjelasan Dindikpora Pemalang
Tepis Isu Pencemaran Lingkungan, SPPG Beji 2 Pemalang Tegaskan Limbah Dapur Disaring Ketat
Musim Durian Tiba, Ribuan Butir Ludes Diserbu Pembeli di Lapak Sirandu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:31 WIB

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?

Sabtu, 5 September 2026 - 20:44 WIB

Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

Sabtu, 5 September 2026 - 19:46 WIB

BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:07 WIB

Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WIB

Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Berita Terbaru