Munggahan: Antara Tradisi Suci dan Gaya Hidup Modern, Saatnya Kembali ke Esensi Menyambut Ramadan

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sederhana sarat makna, Redaksi Media Nasional Potret sedang Munggahan bersama jajaran wartawan

Sederhana sarat makna, Redaksi Media Nasional Potret sedang Munggahan bersama jajaran wartawan

TASIKMALAYA, MNP – Tradisi munggahan merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Sunda dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Secara filosofis, munggahan dimaknai sebagai proses “naik” atau meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial.

Momen ini menjadi sarana refleksi, memperbaiki hubungan antar sesama, serta mempersiapkan diri agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

Dalam praktiknya, munggahan sering diisi dengan kegiatan berkumpul bersama keluarga, kerabat, maupun masyarakat sekitar.

Mereka saling bersilaturahmi, mempererat tali persaudaraan, serta saling memaafkan atas kesalahan yang pernah terjadi.

Nilai utama yang terkandung dalam tradisi ini adalah kebersamaan, kesederhanaan, dan kehangatan emosional yang menjadi bekal penting dalam menjalani bulan Ramadan.

Namun, seiring perkembangan zaman, makna munggahan mulai mengalami pergeseran. Sebagian masyarakat justru memaknai tradisi ini sebagai ajang rekreasi berlebihan, seperti berpiknik ke tempat wisata, mengadakan pesta, atau mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Praktik semacam ini berpotensi mengaburkan esensi munggahan yang seharusnya berfokus pada persiapan batin, bukan sekadar hiburan.

Fenomena tersebut juga dapat memicu kesenjangan sosial di tengah masyarakat. Aktivitas yang bersifat konsumtif dan berlebihan dapat menimbulkan rasa kurang nyaman atau kecemburuan sosial, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan ekonomi yang sama.

Hal ini tentu bertolak belakang dengan semangat kebersamaan dan kesederhanaan yang menjadi ruh dari munggahan itu sendiri.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk kembali memahami makna asli munggahan sebagai tradisi yang sarat nilai spiritual dan sosial.

Dengan menjaga kesederhanaan, memperkuat silaturahmi, serta memperbanyak introspeksi diri, munggahan dapat menjadi momentum yang bermakna dalam menyambut Ramadan, sekaligus memperkuat harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

Loading

Penulis : Arrie Haryadi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Stockpile Bertuliskan “Sitaan Kejaksaan” Ditemukan Menumpuk Batu Bara, Jejak Tambang Disorot
Ketua Persit KCK Kodim 0612 Tasikmalaya Gelar Pembinaan di Koramil Indihiang
Gema Resolusi Jihad di Stadion Dadaha: Titik Tekan Peran Santri Sambut Indonesia Emas 2045
Diskominfotik Jeneponto Gelar Sosialisasi SAQ dan Monev Keterbukaan Informasi 2026
Soal Perizinan 123 SPPG, Sajalur Desak DPRD Kota Tasikmalaya Panggil Seluruh Pihak Terkait
Kejari Bartim Tegaskan Batu Bara Lelang Bukan Lagi Sitaan, Hak Penuh di Pemenang Lelang
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Hilman Wiranata Minta Izin Tambang Diverifikasi Total
Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa

Satu tanggapan untuk “Munggahan: Antara Tradisi Suci dan Gaya Hidup Modern, Saatnya Kembali ke Esensi Menyambut Ramadan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Stockpile Bertuliskan “Sitaan Kejaksaan” Ditemukan Menumpuk Batu Bara, Jejak Tambang Disorot

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Ketua Persit KCK Kodim 0612 Tasikmalaya Gelar Pembinaan di Koramil Indihiang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Gema Resolusi Jihad di Stadion Dadaha: Titik Tekan Peran Santri Sambut Indonesia Emas 2045

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Diskominfotik Jeneponto Gelar Sosialisasi SAQ dan Monev Keterbukaan Informasi 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Soal Perizinan 123 SPPG, Sajalur Desak DPRD Kota Tasikmalaya Panggil Seluruh Pihak Terkait

Berita Terbaru