Tasikmalaya, MNP – Suasana khidmat dalam acara Imtihan Santri dan Santriyah PAUD-QU serta MDTU Al Huda Kampung Langkob, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (21/6/2026) malam, mendadak berubah menjadi riuh dan penuh gelak tawa.
Pasalnya, di tengah berlangsungnya rangkaian acara, Bhabinkamtibmas Desa Mekarwangi, Aiptu Iwan Ridwan, S.H., M.H., secara tiba tiba naik ke atas panggung bersama beberapa warga. Aksi spontan tersebut sempat membuat para tamu undangan, termasuk Camat Cisayong Sutaryo, S.T., terkejut.
Ternyata, kehadiran Aiptu Iwan di atas panggung bukan tanpa alasan. Bersama Ketua RT, Kepala Diniyah Al Huda, unsur pemuda, serta sejumlah ibu ibu, ia tampil membawakan nadoman atau pembacaan syair yang lazim dipentaskan para santri dalam kegiatan imtihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penampilan dadakan tersebut sontak mendapat sambutan meriah dari seluruh warga yang memadati lokasi acara. Meski disampaikan dengan sederhana dan hanya dipersiapkan melalui latihan sekitar satu jam, Nadom Pesan Kamtibmas yang dibawakan berhasil menarik perhatian masyarakat.
Dengan gaya penyampaian yang santai dan diselingi humor, pesan pesan tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat diterima dengan baik oleh para penonton.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cisayong Sutaryo, S.T. beserta istri, Kepala Desa Mekarwangi Tatang Hermawan, perwakilan Pesantren Tarekat Idrisiyyah yakni Kyai Ahmad Faqih, S.Pd.I., dan Kyai Muhammad Muslih, Bhabinkamtibmas Desa Mekarwangi Aiptu Iwan Ridwan, S.H., M.H., serta sejumlah tokoh ulama dan masyarakat.
Pembina Yayasan Pendidikan Al Huda, Septyan Hadinata, menyampaikan bahwa kegiatan imtihan tidak semata mata dimaknai sebagai hiburan, melainkan sebagai ekspresi kegembiraan santri dan masyarakat atas proses pendidikan yang telah dilalui.
Seluruh kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan Al Huda bersama warga, IREMA Al Huda, dan Pemuda Aswaja Langkob.
“Ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dalam menyiapkan kader kader bangsa yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kecerdasan spiritual dan akhlak yang baik. Untuk memperbaiki bangsa agar lebih maju, maka harus dipersiapkan generasi yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Cisayong Sutaryo, S.T., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Salah seorang warga, Oo Rosadi, mengaku sangat senang dengan pelaksanaan imtihan tahun ini. Ia menilai kehadiran Camat Cisayong menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap keberadaan madrasah diniyah di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga karena Pak Camat hadir langsung. Ini menunjukkan bahwa pemerintah peduli terhadap pendidikan keagamaan di masyaraka,” katanya.
Selain menampilkan berbagai kreasi santri, acara juga dimeriahkan dengan penampilan ibu ibu sehingga suasana semakin semarak dan penuh kekeluargaan.
Pada kesempatan tersebut, Kyai Ahmad Faqih, S.Pd.I., menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga akhlak dan menjauhi sifat munafik dalam kehidupan sehari-hari.
Imtihan tahun ini juga dirangkaikan dengan Pengajian Bulanan Muda Mudi Langkob yang dikenal dengan sebutan “Pengajian Purnama”.
Tausiyah mauidhah hasanah disampaikan oleh Kyai Muda Aom Alfin Aulia Rahman, S.H.I., yang menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda Islam yang kaffah melalui pendidikan akhlak di majelis-majelis pengajian.
Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa anak terbagi ke dalam empat kategori, yakni anak yang menjadi qurrata a’yun (penyejuk hati dan kebanggaan orang tua), anak sebagai perhiasan, anak sebagai fitnah atau ujian, serta anak yang dapat menjadi musuh bagi orang tuanya apabila tidak dibekali pendidikan agama dan akhlak yang baik.
Sehari sebelumnya, di kompleks Madrasah Al Huda juga telah dilaksanakan pelepasan santri dan santriyah MDTU se-Desa Mekarwangi sebagai bagian dari rangkaian kegiatan akhir tahun pendidikan.
Dengan semangat kebersamaan antara lembaga pendidikan, masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah, Imtihan Al Huda tahun ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas santri, tetapi juga momentum memperkuat pendidikan karakter dan nilai nilai keagamaan di tengah masyarakat.
![]()
Penulis : Red









Tinggalkan Balasan