Tuntut Revisi UU LLAJ, Alun-alun Purbalingga Jadi Ramai Didatangi Para Supir Truk

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbalingga MNP – Para sopir dan awak truk tergabung dalam Perkumpulan Pengemudi Truk Purbalingga (PPTP) menggelar aksi di Alun-alun Purbalingga, Kamis (19/6/2025). Mereka mengeluhkan aturan terkait muatan dan dimensi truk yang dinilai menyulitkan kerja.

Mereka menggelar orasi, mendesak agar regulasi soal muatan dan dimensi, bisa direvisi. Kesulitan uji kendaraan bermotor (KIR) juga menjadi salah satu keluhan lainnya.

Koordinator aksi, Iwan menyebut, kondisi saat ini membuat biaya angkutan tidak seimbang, buntut penindakan aturan Over Dimensi dan Over Load (ODOL). IKLAN

Penindakan ODOL sesuai Undang Undang Nomor 22 tahun 2009, dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pemerintah diminta menetapkan regulasi standar biaya angkutan logistik yang lebih adil dan transparan.

“Ini untuk melindungi pengemudi dari eksploitasi dan perang tarif yang merugikan pelaku usaha kecil menengah di sektor transportasi,” ujarnya lagi.

Mereka menuntut pemerintah untuk merevisi atau meninjau ulang undang-undang tersebut. Salah satu pasal yang disorot, menyatakan pengemudi yang mengoperasikan kendaraan ODOL dapat dipidana kurungan maksimal dua bulan.

Para sopir dan awak truk juga menuntut pemerintah menindak tegas praktik premanisme dan pungutan liar. Praktik itu dinilai membebani biaya operasional. Aksi premanisme kerap kali disertai dengan tindakan intimidasi.

“Hal lain yang menjadi tuntutan adalah mempermudah proses uji pemeriksaan kendaraan berkala atau KIR. Selama ini para sopir dan awak truk merasa proses uji KIR sering berbelit,” Iwan.

Masa aksi sempat ditemui Asisten 1 Sekda Purbalingga, Suroto. Pihaknya berjanji akan memfasilitasi aspirasi yang disampaikan oleh PPTP kepada bupati.

Loading

Penulis : Saroyo

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai Bahagia, Bupati Jeneponto Pimpin Semarak Hari Jadi ke-163
Judi “Gasper” Menggurita di Tanah Jawa: Aparat Diuji, Masyarakat Resah
Manfaatkan Potensi Alam, Situ Batu Mongot Digadang Jadi Ikon Wisata Baru di Kota Tasikmalaya
Pantura Pemalang Kembali Telan Korban Jiwa, Rizal Bawazier Desak Polisi Tindak Tegas Truk Sumbu 3
Otonomi Daerah Jangan Jadi Formalitas: Kendaraan Perusahaan, Pajak Kemana Mengalir?
Kawal Proses PK-2 di Mahkamah Agung, Usut Dugaan ‘Kongkalikong’ Mafia Tanah Tol Cisumdawu
Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci
Tergiur Imbalan, Karyawan Swasta di Garut Kota Nekat Jadi Perantara Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:25 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai Bahagia, Bupati Jeneponto Pimpin Semarak Hari Jadi ke-163

Minggu, 26 April 2026 - 19:42 WIB

Judi “Gasper” Menggurita di Tanah Jawa: Aparat Diuji, Masyarakat Resah

Minggu, 26 April 2026 - 13:51 WIB

Manfaatkan Potensi Alam, Situ Batu Mongot Digadang Jadi Ikon Wisata Baru di Kota Tasikmalaya

Minggu, 26 April 2026 - 10:49 WIB

Pantura Pemalang Kembali Telan Korban Jiwa, Rizal Bawazier Desak Polisi Tindak Tegas Truk Sumbu 3

Minggu, 26 April 2026 - 10:28 WIB

Otonomi Daerah Jangan Jadi Formalitas: Kendaraan Perusahaan, Pajak Kemana Mengalir?

Berita Terbaru