Tower Internet dan Space Iklan di Area Kantor Kecamatan Mangkubumi Membahayakan Lingkungan

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Keberadaan tower internet dan space iklan yang notabene berada di area lingkungan kantor Pemerintahan kec Mangkubumi Kota Tasikmalaya dari awal didirikan sampai sekarang banyak menuai polemik pro kontra, khususnya warga Kp Cikiray.

Pasalnya, jika sedang cuaca ektrim, masyarakat merasa was was apalagi hujan badai dan petir yang diduga menimbulkan kerusakan beberapa barang dirumah.

Mulai dari alat elektronik yang rusak akibat tingginya medan listrik pasca berdirinya tower Internet Kominfo, belum lagi khawatir dengan space iklan yang terombang-ambing ketika hujan badai.

Tak heran, masyarakat ketakutan space iklan tersebut tiba tiba roboh menimpa rumah warga ataupun pengguna jalan.

Camat Mangkubumi Drs Slamet ketika dikonfirmasi awak media membenarkan banyak kejadian alam di lingkungan kantor.

“Kami hanya penerima manfaat dari Dinas Kominfo, khusus untuk tower Internet, saat ini keberadaannya sudah tidak jalan fungsinya,” jelas Slamet, Rabu (12/06/2024).

Adapun lanjut dia, terkait space iklan yang dibangun Dinas PUTR dan pihak ketiga yang ada di pinggir jalan kecamatan juga sudah dilaporkan ke dinas setempat melalui Nota Dinas.

“Tapi sampai hari ini belum ada tembusan atau jawaban kapan mau dicabut tower tersebut dan space iklan kapan mau dipindahkan, karena kewenangan ada di dinas terkait,” kata Slamet.

Dirinya menegaskan dan berjanji akan terus menyampaikan keluhan aspirasi masyarakat sekitarnya agar segera dinas terkait merespon positif.

“Takutnya pembiaran tersebut akan menyebabkan bencana di kemudian hari,” cetusnya.

Hal senada dikatakan inisial BN salah satu warga setempat yang berdekatan langsung dengan kantor Kecamatan Mangkubumi. Dia menyebut, keberadaan tower dan space iklan sangat membahayakan.

“Khusus bagi saya yang bertahun tahun tinggal di rumah, sejak adanya tower tersebut kenapa jadi banyak petir yang masuk ke dalam rumah berbentuk bola api yang hampir mencelakai keluarganya,” keluhnya.

Belum lagi lanjut BM, alat elektronik yang rusak, kadang dirinya was was kalau terjadi hujan badai dan petir saling menyambar, akhirnya harus mengungsi ke rumah mertua untuk keselamatan.

“Sudah beberapa kali saya berbicara dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kecamatan Mangkubumi, namun belum  ada realisasi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Yudi Hernadi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kejari Enrekang Lawan Putusan Bebas BAZNAS, Ajukan Banding Online-Offline ke PN Makassar: ‘Ini Arahan Kajati Sulsel’
Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan
GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe
Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan
FWJI Jatim: Kapolres Mojokerto Anti Wartawan? Diduga Sebagai Konstituen Dewan Pers
Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Hibrida, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa Sukajadi
Sidang Kasus Eksploitasi Anak oleh Konten Kreator SL, Tiga Saksi Beberkan Keterangan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:47 WIB

Kejari Enrekang Lawan Putusan Bebas BAZNAS, Ajukan Banding Online-Offline ke PN Makassar: ‘Ini Arahan Kajati Sulsel’

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:22 WIB

Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:12 WIB

GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:37 WIB

Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan

Berita Terbaru