Terjadi Jual Beli Buku Paket di SDN, Ini Respon Kabid PGTK Disdik Kota Tasikmalaya 

Rabu, 7 Agustus 2024 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Jual beli buku paket di lembaga pendidikan negeri menjadi pro kontra di khalayak ramai, bahkan disorot oleh kontrol sosial.

Pasalnya sudah jelas panduan regulasi pengadaan buku diatur oleh pemerintah melalui anggaran bantuan operasional sekolah (BOS).

Namun, praktek tersebut masih kerap terjadi, seperti halnya salah satu SD Negeri di Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, dengan dalih Inisiatif orang tua murid dibawah naungan Komite Sekolah.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PGTK) Disdik Kota Tasikmalaya H. Cecep Susilawan, M.Pd angkat bicara.

Menurutnya,  pengelolaan sekolah sudah dipandu dan diatur oleh regulasi yang jelas dan harusnya sekolah itu patuh dengan panduan regulasi yang ada.

“Sebagai contoh saja tentang buku, selama masih bisa memaksimalkan apa yang menjadi regulasi yang ada tentang daya dukung pembelajaran anak, kenapa tidak, itulah yang harus dikerjakan oleh sekolah,” kata Cecep.

Disinggung adanya pembelian buku yang diinisiasi oleh para orang tua, Cecep menyebut, hal tersebut harus benar benar murni inisiatif dan terpisah dengan kebijakan sekolah.

“Tetapi ketika memang betul betul murni itu adalah inisiatif harapan hak orang tua, asal betul betul terpisah dengan kebijakan sekolah, hanya tinggal kejelasan dan kepastian lagi bahwa itu adalah murni benar benar dari daya dukung orang tua,” tuturnya.

Tetapi lanjut Cecep, ketika dalamnya umpamanya masih terjadi ada korelasi kebijakan hanya dikemas dalam pembahasaan (inisiatif orang tua,  red) ini yang harus segera diluruskan.

Cecep mengakui, tahun kemarin pernah terjadi seperti ini dan tahun sekarang terjadi lagi, artinya ini adalah pembelajaran untuk di tahun besok mau seperti apa lagi?.

“Artinya ambil hikmah besar dari kontrol sosial teman teman di tahun kemarin, tahun sekarang, hanya apakah akan terus terusan di tahun besok dan yang akan datang akan terjadi lagi seperti ini,” cetus Cecep saat ditemui MNP, Rabu (08/08/2024).

Dirinya mengatakan, informasi ini menjadi bagian koreksi perbaikan gerak pengelolaan sistem dan pengelolaan satuan pendidikan.

Cecep berkeyakinan, setiap sekolah siap dengan resiko ketika yang menjadi kebijakannya berbeda dengan sekolah lainnya. Namun, ketika sama berarti setiap sekolah sama berhadapan dengan regulasi yang ada.

“Contohnya saja hari ini, tidak ada sekolah sekolah yang lain umpamanya berlaku atau punya kebijakan atau ada inisiatif seperti itu, kan tidak mendapatkan respon dari pihak manapun juga,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Tasikmalaya Lantik 18 Pejabat, Tegaskan Penempatan ASN Berdasarkan Sistem Merit
SAMPAH SERAPAH VIRAL! Puisi Sindir Pemkab Enrekang, Tokoh: Masalahnya Bukan Cuma Uang
Bantuan Sosial atau Bancakan Anggaran? GMNI Cium Kejanggalan Anggaran Rp3,014 Miliar di Dinsos Tahun 2026
Sukses Curi Motor di Garut, Pria Bertato Diciduk Polisi, Ini Kronologisnya 
DPRD Tasikmalaya dan Aktivis Desak Pemkot Tindak SPBU Tanpa SIPA: Jangan Abaikan Aturan!
Diduga Abaikan Klakson Kereta, Seorang Wanita Misterius Tertemper KA 12 di Garut
Tanah Carik Siap Digarap, Warga Cigantang Tunggu ‘Lampu Hijau’ Aset Pemkot
Sopir Angkot Cibeureum – Petir Dirawat di Rumah Sakit, Diduga Dianiaya Oknum Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Bupati Tasikmalaya Lantik 18 Pejabat, Tegaskan Penempatan ASN Berdasarkan Sistem Merit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:50 WIB

SAMPAH SERAPAH VIRAL! Puisi Sindir Pemkab Enrekang, Tokoh: Masalahnya Bukan Cuma Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bantuan Sosial atau Bancakan Anggaran? GMNI Cium Kejanggalan Anggaran Rp3,014 Miliar di Dinsos Tahun 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Sukses Curi Motor di Garut, Pria Bertato Diciduk Polisi, Ini Kronologisnya 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:22 WIB

DPRD Tasikmalaya dan Aktivis Desak Pemkot Tindak SPBU Tanpa SIPA: Jangan Abaikan Aturan!

Berita Terbaru