Tergiur Vario Murah di Facebook, Warga Kalianda Jadi Korban Modus Penipuan Segitiga

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Kasus dugaan penipuan segitiga yang menimpa seorang warga Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, berinisial ZN, kini resmi naik ke tingkat penyelidikan Polres Lampung Selatan.

Korban telah memberikan keterangan resmi kepada penyidik dan didampingi oleh kuasa hukumnya, Arya Setiawan, S.H.

Berdasarkan Berita Acara Permintaan Keterangan (BAPK) yang diterima tim media, pemeriksaan terhadap korban dilakukan pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, oleh Aipda Kurniawan, S.H., M.H., penyidik pembantu di Polres Lampung Selatan, berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Lampung Nomor: Skep/454/VII/2020.

Dalam keterangannya, ZN menjelaskan bahwa kejadian penipuan terjadi pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 19.05 WIB.

Peristiwa bermula ketika korban melihat penawaran motor Honda Vario 150 di media sosial Facebook oleh seseorang yang mengaku bernama Indra alias Iin, yang berdalih ingin menggadaikan motor tersebut senilai Rp 4 juta.

Setelah berkomunikasi melalui WhatsApp dan telepon, pelaku meminta korban mendatangi seseorang bernama Nuri di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, untuk melihat motor.

Namun setelah korban mentransfer uang Rp 4 juta ke rekening BRI atas nama pelaku, Nuri justru menahan motor tersebut dan menyatakan bahwa kendaraan itu miliknya sendiri serta tidak mengenal pelaku bernama Indra alias Iin.

Merasa ditipu, korban kemudian membuat laporan ke Polres Lampung Selatan dengan Nomor: LP/B/429/X/2025/SPKT/POLRES LAMPUNG SELATAN/POLDA LAMPUNG, tertanggal 7 Oktober 2025.

Dalam laporan tersebut, korban menegaskan bahwa dirinya telah menyerahkan bukti transfer serta bukti chattingan dengan pelaku kepada penyidik.

Saat ini, Unit Reskrim Polres Lampung Selatan masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang diduga menggunakan identitas palsu.

Kuasa hukum korban, Arya Setiawan, S.H., menyampaikan apresiasi terhadap respon cepat pihak kepolisian yang telah menindaklanjuti laporan penipuan

“Kami mendampingi korban untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Laporan resmi sudah diterima dan kami berharap pelaku segera ditangkap agar tidak ada korban lain yang tertipu dengan modus serupa,” ujar Arya kepada Tim media, Kamis (9/10/2025).

Sementara itu, pihak Polres Lampung Selatan menyatakan akan terus menelusuri jejak pelaku berdasarkan bukti digital yang telah dikumpulkan dari media sosial dan transaksi perbankan.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru