Tangisan Guru Enrekang: Rp 45 Milyar Utang TPG, Kemana Larinya Uang Rakyat?

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Tangisan dari beberapa Guru di Kabupaten Enrekang yang mengeluhkan separuh dari TPG gaji 13 tahun 2023 belum dibayarkan dan TPG gaji 13 tahun 2024 sampai sekarang ini belum juga dibayarkan.

Disampaikan pula oleh salah seorang guru yang tidak ingin identitasnya dimediakan mengatakan bahwa sampai hari ini tanggal 30 Desember 2025 TPG gaji 13 tahun 2025 juga belum ada pembayaran belum jelas.

“Apakah ada atau tidak berarti sudah lebih dari 2 tahun gaji kami tertahan ini jelas sangat merugikan kami karena hak hak kami tidak dipenuhi,” cetus guru tersebut.

Menanggapi itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik Kamase saat dikonfirmasi membenarkan apa yang menjadi keluhan guru guru di Kabupaten Enrekang.

Pihaknya sudah mendapatkan konfirmasi dari Badan pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Enrekang bahwa ternyata tahun 2024 itu ada transfer uang masuk ke kas daerah nilainya Rp 21 milyar.

“Itu ditujukan untuk pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) untuk gaji ke 13 senilai 1 bulan gaji yang di bayar untuk tahun 2024 dan tahun 2023 itu setengah bulan gaji jadi dirapel atau diakumulasi di tahun 2024 yang masuk uangnya sejumlah Rp 21 milyar,” jelas Erik di ruang kerjanya, Selasa (30/12).

“Namun hal itu belum disampaikan kepada guru guru sehingga akumulasinya ada sekitar 45 milyar utang Pemda Enrekang ke guru guru termasuk sertifikasi 23 milyar,” katanya lagi.

Erik tidak menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kemana dana transfer pusat yang telah masuk ke Kas daerah. Dirinya enggan menjelaskan dengan mengatakan baiknya itu dikonfirmasi ke Badan pengelola keuangan.

Erik juga mengungkapkan bahwa imbas dari transfer pusat yang tidak dialokasikan ke yang seharusnya untuk guru, sehingga tahun 2025 yang seharusnya Enrekang dapat transferan lagi, tapi karena ada permasalahan di realisasi tahun 2023 dan tahun 2024 sudah masuk uangnya tapi realisasi tidak ada.

“Sehingga Pemda sekarang agak kesulitan dan kemungkinan ini bisa di blok oleh Kementerian Keuangan, karena kementerian sudah memberikan dana namun tidak di realisasikan, jadi kemungkinan besar Kementerian Keuangan blok untuk TPG gaji 13 tahun 2025 imbas dari tahun sebelumnya,” ungkap Erik.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa Bupati dan Wakil Bupati Enrekang sampai sekarang ini masih sementara berjuang keras untuk memperjuangkan hak hak guru yang sekarang masih di Kementerian Keuangan.

“Apakah memungkinkan untuk bisa ditransfer lagi uangnya untuk tahun 2025 atau bagaimana dan juga sementara dikawal langsung oleh anggota DPR RI Bapak H.La Tinro La Tunrung semoga tetap bisa ditransfer dananya,” bebernya.

Erik juga memohon doa dari para guru guru di kabupaten Enrekang mudah mudahan Bupati dan Wakil Bupati dan Bapak H.La Tinro La Tunrung dapat tercapai cita cita dan usahanya dan perjuangannya tercapai.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Dilindungi Oknum, 3 DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto Belum Tertangkap
Segarkan Jajaran, Kasi Humas Polres Enrekang Resmi Berganti, Iptu Suardi Gantikan AKP Abd Samad
Kwarran Malangbong Edukasi Ketahanan Pangan Lewat Pramuka di Desa Mekarasih
HMI Sulsel Desak PLN Bayar Kompensasi, Ajak UMKM Tuntut Ganti Rugi
Dari Jalanan ke Jurnal Ilmiah, GMNI Unhas Ajak LPPM Garap Riset Marhaen Hingga Scopus
Pejabat Utama Absen, Audiensi SWI Jabar Soal Anggaran Revitalisasi Disdik Bandung Mengambang
Pemkab dan DPRD Pakpak Bharat Bahas Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026
Dekatkan Akses Berobat Warga, RSUD Lanto Dg Pasewang Kini Punya Layanan Cathlab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:25 WIB

Diduga Dilindungi Oknum, 3 DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto Belum Tertangkap

Rabu, 9 September 2026 - 13:07 WIB

Segarkan Jajaran, Kasi Humas Polres Enrekang Resmi Berganti, Iptu Suardi Gantikan AKP Abd Samad

Rabu, 9 September 2026 - 08:19 WIB

Kwarran Malangbong Edukasi Ketahanan Pangan Lewat Pramuka di Desa Mekarasih

Rabu, 9 September 2026 - 08:06 WIB

HMI Sulsel Desak PLN Bayar Kompensasi, Ajak UMKM Tuntut Ganti Rugi

Selasa, 8 September 2026 - 22:02 WIB

Dari Jalanan ke Jurnal Ilmiah, GMNI Unhas Ajak LPPM Garap Riset Marhaen Hingga Scopus

Berita Terbaru

Berita terbaru

HMI Sulsel Desak PLN Bayar Kompensasi, Ajak UMKM Tuntut Ganti Rugi

Rabu, 9 Sep 2026 - 08:06 WIB