Tak ada Biaya, Remaja ini diobati Gratis dr Wasisto Hidayat 

Jumat, 11 Agustus 2023 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Bima 17 tahun warga Kp Selaawi RT 05/05 kelurahan Tuguraja kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya sudah lama menderita sakit yang belum diketahui penyakitnya.

Bima tinggal bersama kakak dari ibunya karena sang ibu sedang berada jauh diluar kota. Sementara ayah Bima juga merantau dan tidak pernah mengurusnya.

Kisah pilu itulah sehingga hidupnya mengharapkan bantuan pemerintah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Mirisnya lagi, keluarga yang ditempati Bima selama ini kesulitan untuk membawa berobat karena keterbatasan biaya. Akhirnya, Bima hanya tertidur diatas kasur dengan memakan obat seadanya itupun beli dari warung.

Berawal dari laporan keluarga Bima yang menginginkan kesembuhan keponakannya, ketua Garuda Pusaka Nusantara (Gapura) Tatang Sutarman menghubungi dr Wasisto Hidayat untuk segera menangani pasien tersebut

Menurut Tatang Sutarman, seseorang tidak harus dengan harta benda maupun dengan bentuk finansial lainnya untuk membantu menyelamatkan nyawa seseorang.

“Karena beramal dan menolong orang bisa dengan berbagai kemampuan yang dimiliki dan bisa membantu meringankan beban orang lain,” kata Tatang Toke sapaan akrabnya, Jumat (11/08/2023).

Seperti sosok dr Wasisto Hidayat yang dikenal berjiwa sosial tinggi hingga gemar membantu masyarakat yang membutuhkan secara door to door mendatangi tiap rumah.

“Saya kagum dengan dr Wasisto yang selalu ikhlas membantu orang yang membutuhkan pertolongan, walaupun jarak antara rumahnya ke pasien begitu jauh tetap saja datang untuk membantu sesama,” ungkap Tatang Toke.

Sementara, dr Warsito saat dikonfirmasi menyebut, penyakit Bima masih belum terdeksi karena pasien tidak bisa diajak berbicara, namu kemungkinan pasien mengidap penyakit lambung yang akut.

“Pasien juga harus segera dirawat supaya bisa terkontrol, kalau dirawat di Rumah Sakit, saya menganjurkan untuk opname alias rawat inap,” ujar dr Wasisto.

Terkait kelengkapan administrasi seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), hari ini dr Wasisto akan membuatkan untuk Bima, agar ketika berobat atau rawat inap tidak dikenakan biaya.

“KIS itu program pemerintah agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, namun untuk langkah awalnya penerima KIS harus tercatat sebagai penerima program Keluarga Perlindungan Sosial (KPS),” tandas dr Wasisto.

Loading

Penulis : Soni

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit
Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap
ITF UIN Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3: Simbolis Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II
Sanksi Adat Tegas di Jeneponto: Pelaku Asusila Dilarang Masuk Seumur Hidup
Indonesian Legendary Songs: Satu Panggung, Seribu Kenangan Bersama Musisi Tasikmalaya
Pembangunan Sekolah Rakyat akan Segera Terwujud di Kabupaten Pakpak Bharat
SSB Galuh Mekanis Asah Mental dan Strategi di Guruminda Cup HUT Kabupaten Ciamis
Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:36 WIB

Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:34 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:32 WIB

ITF UIN Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3: Simbolis Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sanksi Adat Tegas di Jeneponto: Pelaku Asusila Dilarang Masuk Seumur Hidup

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:15 WIB

Indonesian Legendary Songs: Satu Panggung, Seribu Kenangan Bersama Musisi Tasikmalaya

Berita Terbaru