Program ‘Tasik Gemas’ Tercoreng: Warga Mangkubumi Meninggal Diduga Akibat Pelayanan Klinik Buruk

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya mendapat sorotan tajam setelah insiden tragis menimpa seorang warga, Inisial D (53), dari Kelurahan Mangkubumi, pada Sabtu malam (03/10/2025).

Korban diduga tidak mendapatkan pelayanan yang layak dari Klinik Swasta Carmel Medika, bahkan ditolak saat akan meminjam ambulans, hingga terpaksa dibawa ke rumah sakit umum daerah menggunakan mobil pick up.

Sayangnya, korban mengembuskan napas terakhir sebelum tiba di RSUD Kota Tasikmalaya.

Kejadian miris ini langsung memicu reaksi keras dari anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Angga Yogaswara dari Fraksi PKB.

Angga Yogaswara menyebut insiden ini sebagai citra buruk bagi kepemimpinan daerah di bawah program Gerakan Masyarakat Sehat (GEMAS).

“Kejadian yang menurut saya miris bahkan menjadi hal yang menakutkan dalam dunia pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya,” kata Angga, Senin (06/10/2025).

Ia menuding klinik swasta Carmel Medika di Kecamatan Mangkubumi sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran pasien ini.

Angga menegaskan, klinik swasta—terutama yang melayani peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS—wajib memberikan pelayanan maksimal tanpa diskriminasi.

“Dari segi keuangan Carmel Medika sudah bagus karena kerjasama dengan BPJS, akan tetapi dari segi pelayanan Carmel Medika saat ini bisa dikatakan sangat buruk,” tegasnya.

Angga menyoroti adanya dugaan penolakan pinjaman ambulans yang dilengkapi alat bantu napas/oksigen, sehingga pasien harus dibawa menggunakan mobil terbuka milik pihak persatuan. Hal ini disinyalir menjadi faktor fatal yang merenggut nyawa korban.

Lebih lanjut, Angga mengungkap masalah serius lain di Klinik Carmel Medika, yakni jam operasional yang tidak menentu.

“Di pamflet buka pukul 08 pagi akan tetapi dokter datang dari pukul 10 sampai dengan 12 siang. Dan ketika jam malam, di sana menuliskan 24 jam akan tetapi hanya buka sampai pukul 21.00,” bebernya.

Angga mendesak Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan untuk segera bertindak dan melakukan sidak rutin ke semua fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun klinik swasta.

“Peringatan keras ini tidak hanya untuk Klinik Carmel Medika saja, tapi untuk semua. Yang penting ketika ada pasien silakan layani dulu jangan sampai ditelantarkan seperti kejadian tersebut,” pungkasnya.

Sebagai wakil rakyat, Angga menegaskan agar keselamatan masyarakat diutamakan di atas segala prosedur administratif.

Adapun sampai berita ini ditayangkan, wartawan belum bisa mengkonfirmasi pihak terkait.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru