PAKPAK BHARAT, MNP – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat terus melakukan langkah nyata dalam mempercepat pengembangan komoditas gambir sebagai sektor unggulan daerah. Hari ini, Pemkab menggelar rapat pemantapan Laporan Perkembangan Pendataan Perluasan Areal Gambir sekaligus persiapan penyambutan Tim Ground Checking dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian RI, Senin (19/01/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, ini menjadi krusial sebagai persiapan teknis sebelum kedatangan tim pusat dan perwakilan PTPN IV yang akan memonitoring kesiapan perluasan tanam serta rencana pembangunan pabrik pengolahan.
Sekda Jalan Berutu menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor di beberapa kecamatan sangat diperlukan untuk memastikan akurasi data areal pengembangan gambir.
“Kunjungan Tim Ground Checking dari Ditjenbun dan PTPN IV merupakan tindak lanjut dari rencana besar pengembangan perluasan tanaman gambir seluas 10.000 hektar. Kita perlu mematangkan persiapan, termasuk memetakan calon areal yang potensial di beberapa kecamatan serta rencana pembangunan pabrik pengolahan gambir dengan kapasitas mencapai 14.000 ton per hari,” jelas Sekda.
Langkah strategis ini merupakan upaya Pemkab Pakpak Bharat untuk tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga mampu mengolahnya secara mandiri sehingga memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi petani lokal.
Gambir Pakpak Bharat telah lama dikenal memiliki kualitas terbaik dengan kandungan tanin dan katekin yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Keunggulan ini membuat komoditas tersebut diminati oleh pedagang nasional hingga mancanegara.
Potensi besar ini bahkan sempat menarik perhatian langsung Presiden RI, Prabowo Subianto. Dalam acara “Syukuran Swasembada Pangan Nasional” di Karawang beberapa waktu lalu, Presiden melihat langsung produk unggulan ini dan berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam pengembangan komoditas gambir Pakpak Bharat.
Penjajakan kerja sama antara Pemkab Pakpak Bharat, Kementerian Pertanian, dan PTPN IV menjadi sinyal kuat bahwa Pakpak Bharat siap menjadi pusat produksi gambir terbesar. Melalui dukungan infrastruktur pengolahan (pabrik) dan perluasan lahan, diharapkan komoditas ini dapat menjadi pilar utama dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan memperkuat posisi Pakpak Bharat sebagai lumbung komoditas perkebunan nasional.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan