Tasikmalaya, MNP – Kondisi yang sangat memprihatinkan tengah dialami oleh SDN Cariwuh yang berlokasi di Desa Rancapaku, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya.
Dari total beberapa ruangan kelas yang ada, sebanyak empat di antaranya mengalami kerusakan berat. Bahkan, salah satu ruang kelas telah ambruk dan hingga kini belum mendapat perbaikan apa pun, Rabu (2/07/2025).
Menurut pihak sekolah, kerusakan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Mereka mengaku telah mengajukan permohonan renovasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak sekolah menyebut, beberapa minggu setelah pengajuan, memang ada perwakilan dari dinas yang datang meninjau langsung ke lokasi. Namun, sampai saat ini, belum ada kepastian realisasi perbaikan atau renovasi bangunan sekolah.
“Empat ruang yang rusak parah itu memang belum pernah direnovasi sejak dulu, jadi wajar jika sekarang kondisinya sudah rapuh,” ungkap salah seorang staf pengajar.
Sementara itu, pernyataan dari dinas menyebut, pihaknya sudah memonitor sejumlah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Beberapa pengajuan dari sekolah-sekolah juga sudah masuk, namun masih menunggu alokasi anggaran.
Yang menjadi perhatian publik adalah respon yang disampaikan oleh Kepala Desa Rancapaku saat dimintai konfirmasi oleh awak media terkait kondisi SDN Cariwuh.
Secara mengejutkan, Kepala Desa berinisial “J” justru mengeluarkan pernyataan yang terkesan apatis dan tak pantas.
“Saya dan desa tidak ada urusan dengan sekolah. Setiap ada acara pun mereka tidak pernah mengundang, buat apa peduli,” ucapnya dengan nada tinggi.
Pernyataan tersebut menuai keprihatinan dari masyarakat sekitar, terutama warga yang tinggal dekat dengan sekolah. Apep, salah seorang warga, mengaku khawatir akan keselamatan para siswa.
“Saya khawatir kalau bangunan yang sudah rapuh itu ambruk ke lapangan tempat anak-anak main atau olahraga. Mudah-mudahan itu tidak terjadi. Memang desa tidak wajib membiayai, tapi setidaknya bisa peduli. Kan yang sekolah di situ juga warga sini,” ujar Apep.
Ia juga menambahkan bahwa lokasi SDN Cariwuh cukup strategis karena berada di pinggir jalan umum dan tidak jauh dari pusat Kecamatan Padakembang.
Oleh karena itu, menurutnya sangat wajar bila pemerintah desa dan pihak-pihak terkait menunjukkan kepedulian lebih terhadap keberlangsungan pendidikan di wilayahnya.
Harapan besar pun disampaikan kepada Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten, hingga Bupati Tasikmalaya agar dapat segera turun langsung meninjau dan mengambil langkah konkret terhadap kondisi mengenaskan yang dialami SDN Cariwuh.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Jika dibiarkan, keselamatan anak-anak bisa terancam,” tutup Apep.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan