Reses DPRD Kota Tasikmalaya: Masalah Sampah dan Penerangan Jalan Jadi Isu Krusial di Sukamaju Kidul 

Kamis, 12 Maret 2026 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Masalah infrastruktur dasar dan pengelolaan sampah menjadi isu krusial yang mencuat dalam kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 yang digelar oleh Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PKB, Asep Endang Muhammad Syam, S.H., M.H.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna DPRD Kota Tasikmalaya pada Rabu (11/03/2026) ini menjadi wadah bagi warga Daerah Pemilihan (Dapil) II, meliputi Kecamatan Indihiang dan Cipedes, untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Salah satu aspirasi menonjol disampaikan oleh Asep Ahmad (27), Ketua RT 02 Kampung Sampang, Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang. Ia mengungkapkan kesulitan warga pasca ditutupnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) swadaya.

“TPS yang dulu kami bangun secara swadaya sudah ditutup. Kami sudah coba negosiasi lahan di sekitar, tapi belum ada solusi. Warga sekarang kesulitan mencari lokasi pembuangan yang layak,” keluh Asep Ahmad.

Selain masalah sampah, ia juga melaporkan kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang padam.

Kondisi jalan yang gelap gulita ini kerap menjadi kendala serius bagi warga, terutama saat ada proses pemakaman yang dilakukan pada malam hari.

Menanggapi keluhan tersebut, Asep Endang Muhammad Syam menegaskan bahwa reses adalah instrumen penting untuk mendengar realita di lapangan. Ia memastikan masalah TPS dan PJU ini akan menjadi prioritas karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi ruang dialog penting. Masalah TPS dan PJU ini menyangkut pelayanan dasar. Kami akan kawal dan sampaikan kepada pihak eksekutif agar segera ada tindak lanjut nyata,” tegas politisi PKB tersebut.

Asep Endang juga menambahkan bahwa tugas DPRD adalah menjembatani suara masyarakat dari tingkat terbawah agar sampai ke pengambil kebijakan di Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Kami pastikan agar pembangunan tepat sasaran. Seluruh masukan warga tadi telah kami catat dan akan diperjuangkan sebagai Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Penelusuran Proyek APBN Rp24 M Way Katibung: Pelanggaran Bisa Berujung Pidana
Jaga Kesehatan Pendamping Pasien, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Paket Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional
Edukasi Wartawan, SWI Depok Bedah Risiko Pidana Pajak dalam RUU Perampasan Aset
Purna Tugas, Keteladanan 3 Guru Senior SMPN 1 Petarukan Tetap Dikenang
Ancam Lapor Polisi, Pembeli Desak Fellena Selesaikan Sengketa Jual Beli Tanah di Gunung Cihcir
Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?
Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:47 WIB

Penelusuran Proyek APBN Rp24 M Way Katibung: Pelanggaran Bisa Berujung Pidana

Minggu, 6 September 2026 - 17:28 WIB

Jaga Kesehatan Pendamping Pasien, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Paket Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

Minggu, 6 September 2026 - 13:16 WIB

Edukasi Wartawan, SWI Depok Bedah Risiko Pidana Pajak dalam RUU Perampasan Aset

Minggu, 6 September 2026 - 12:49 WIB

Purna Tugas, Keteladanan 3 Guru Senior SMPN 1 Petarukan Tetap Dikenang

Sabtu, 5 September 2026 - 21:31 WIB

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Purna Tugas, Keteladanan 3 Guru Senior SMPN 1 Petarukan Tetap Dikenang

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:49 WIB