Rayakan Milangkala ke-11, Ketua MGP Tasikmalaya Suarakan Pesan Tegas kepada Pemerintah

Minggu, 12 Oktober 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Masyarakat (Ormas) Manggala Garuda Putih (MGP) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tasikmalaya merayakan Milangkala ke-11.

Kegiatan tersebut dikemas dalam “Pagelaran Seni Budaya dan Konservasi Alam” bertema “Ngamumule Seni Budaya, Sareng Alamna.”

Ketua DPC MGP Kabupaten Tasikmalaya, Elis Lisnawati, dalam perayaan tersebut menyuarakan pesan tegas kepada pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa MGP ingin menjadi Ormas yang dihargai, bukan hanya yang dibutuhkan saat kepentingan mendesak.

“Kami ingin jadi Ormas yang dihargai. Karena banyak di antaranya tidak akan menghargai tak kala sudah tidak butuh,” ujar Elis, mengutip tagline mereka, “Kami Aksi bukan karena tidak mengerti, tapi kami aksi karena tidak dihargai.”

Elis secara khusus meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tasikmalaya, sebagai ‘bapak’ para Ormas, untuk bisa lebih mengayomi, menerima, menilai, dan melihat peran MGP tanpa memandang lemah.

Ia mempertanyakan apakah Ormas harus bergerak dan berontak hanya untuk dihargai.

“Kami diam itu bukan tidak tahu segalanya, tapi kami diam untuk cipta kondusif,” tegasnya.

Sebagai wujud nyata kemanfaatan, MGP menggelar kegiatan santunan anak yatim dan berfokus pada konservasi alam. Dalam rangkaian Milangkala ini, MGP melaksanakan penanaman 4.000 pohon aren (kawung).

Aksi penanaman ini selaras dengan program penghijauan yang dicanangkan oleh Bupati. Elis Lisnawati menyebut benih aren merupakan bibit yang sulit didapatkan, namun MGP berhasil mengadakannya.

“Kami ingin Ngamumule (melestarikan) seni dan budaya dengan melaksanakan penanaman pohon aren. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi dalam milad Manggala Garuda Putih ke-11 ini,” tutupnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram
Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers
Parang Melukai Pria 79 Tahun di Ampah Kota, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum dan Tempat Jual Air, Kok Bisa?
Hafal Al-Qur’an Sambil Nikmati Alam Galunggung, Aksi Keren Kelas Siswa KUCI SMPN 5 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers

Berita Terbaru