Proyek Jalan Penghubung Lagan – Pagindar Kab Pakpak Bharat Terus Dikebut 

Kamis, 7 September 2023 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Proses pembangunan jalan penghubung Lagan-Pagindar yang menghabiskan anggaran dari Kementerian PUPR RI sebesar Rp 58,5 milyar lebih terus dikebut.

Sejumlah alat berat, truk pengangkut material dan lain dikerahkan guna mempercepat proses pembangunan jalan ini.

Para pekerja terus bergiat melakukan proses perataan badan jalan, penimbunan dan pemadatan serta proses pengerjaan lainnya.

“Saat ini masih fokus pada proses base, total panjang area yang sudah dibase sudah melebih 2 km sampai tanggal 23 Agustus 2023,” jelas Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUTR Hub Pakpak Bharat, Juanda Tumanggor, ST, Kamis (07/09/2023).

Pelaksanaan pengerjaan peningkatan mutu dan kwalitas jalan penghubung Salak menuju Kecamatan Pagindar (Lagan – Pagindar) ini dikerjakan oleh Kementerian PUPR RI melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumatera Utara.

Pemerintah melalui Kementerian PUPR mengucurkan Rp 58,5 miliar lebih guna mempercepat penanganan jalan yang sangat vital bagi masyarakat Pagindar ini.

Nilai ini tertuang dalam kontrak pengerjaan preservasi jalan Aornakan-Pagindar-Watas NAD di Kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam sebuah kesempatan, Bupati Pakpak Bharat Franch Bernard Tumanggor pernah menyebut, tidak lama lagi masyarakat akan bisa menikmati jalan yang layak dan bagus.

Bupati menjelaskan, ini Instruksi Presiden RI tentang pengerjaan jalan penghubung Lagan-Pagindar telah turun, dalam bulan agustus akan segera dimulai pengerjaannya.

“Maka kita patut menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak Presiden RI, H Joko Widodo atas besarnya perhatian beliau bagi kita di Kabupaten Pakpak Bharat ini, ucap Bupati.

Tinggal menunggu waktu, masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, khususnya masyarakat Kecamatan Pagindar akan melihat dan mewujudkan impian mereka.

Sebuah jalan berliku, berkelok mengikuti alur pegunungan bukit barisan, membentang diantara pepohonan hutan belantara. Inilah jalan penghubung Lagan – Pagindar yang lama diimpikan oleh masyarakat.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama
Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 
Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong
Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!
Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan
Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal
Negara Hadir! Ahli Waris Anggota BPD di Maiwa Terima Santunan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
Enrekang Terbaik I se-Sulawesi! Sikat Penghargaan Kemendagri di Bidang Pendidikan, Bawa Pulang Rp 2 Milyar 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:59 WIB

H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 September 2026 - 11:39 WIB

Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong

Sabtu, 19 September 2026 - 09:09 WIB

Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!

Sabtu, 19 September 2026 - 08:57 WIB

Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:57 WIB