Program BIAN, PKM Bantar Kejar Target Imunisasi Anak

Kamis, 27 Oktober 2022 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Puskesmas Bantar menggelar program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) yang dihadiri dr Paul perwakilan UNICEF, Pjs Lurah Bantarsari, Lurah Sukajaya, Lurah Sukamulya dan tamu undangan lainnya.

Kepala Puskesmas Bantar H Tedi menyebut kebetulan dirinya lagi di luar kota. Ia menjelaskan, kegiatan BIAN ini telah dilaksanakan bulan September sampai bulan Oktober.

“Tetap dilakukan secara door to door, demi tercapainya target yang telah ditentukan,” ungkapnya kepada MNP melalui saluran telpon Kamis (27/10/2022).

Sebelumnya, kegiatan BIAN ini telah berlangsung satu bulan dan sampai saat ini masih dilakukan.

“Dulu kita lakukan per-posyandu, demi tercapainya target, sekarang kita lakukan secara bersamaan dilakukan di puskesmas Bantasari,” jelasnya.

Kegiatan Bian kata Tedi, merupakan intruksi dari dinas kesehatan untuk bisa dapat menyukseskan program BIAN 100 persen secara menyeluruh seluruh Indonesia.

“Dan hari ini kegiatan untuk mencapai target yang kami lakukan secara door to door ke tingkat posyandu yang ada di 3 wilayah kelurahan,” jelas Tedi.

Adapun, target dari tiga kelurahan bisa dilaksanakan 100 % yaitu semua anak balita selesai di imunisasi, kunjungan pertama di posyandu yang ada di kelurahan Bantarsari, terus ke Sukajaya dan kelurahan Sukamulya.

“Dari hasil penelusuran kejar bola secara door to door, ada juga didapati beberapa anak yang belum memiliki akte kelahiran dan belum masuk ke dalam Kartu keluarga,” kata Tedi.

Terpisah, Pjs kelurahan Bantarsari Gian Saripudin menyebutkan, untuk target Bulan Imunisasi Anak Nasional (Bian) insyaallah bulan target selesai bulan Oktober 2022.

“Selanjutnya, kalau belum belum tercapai melalui posyandu, pihak puskesmas membuka pintu untuk selesai target keseluruhan di bulan Oktober ini,” tandasnya. (Gobreg).

Loading

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru