Polemik Tanah Garap Blok Cinumpang Kecamatan Kadudampit, Masyarakat Dapat Mengurus Legalitas

Selasa, 11 Maret 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, MNP – Polemik mengenai pengurusan legalitas sertifikat tanah garapan masyarakat atas tanah negara bebas yang ada di blok Cinumpang Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi menemukan titik terang.

Awalnya diduga ada aturan yang cuma berlaku untuk pejabat dan orang kaya saja yang bisa mendapatkan sertifikat tapi sangat sulit bagi rakyat kecil yang notabene sebagai petani penggarap lokal.

Tentunya, hal tersebut menimbulkan kecemburuan sosial ditengah tengah warga masyarakat penggarap, dimana fakta lapangan terbitnya beberapa sertifikat atas beberapa lokasi tanah garapan tanah negara bebas dimaksud a/n beberapa penggarap yang notabene pejabat dan orang kaya saja.

Mengetahui isu tersebut, Tim investigasi DPC. AWIBB Sukabumi Raya menemui ketua pelaksana pengurusan legalitas tanah garap blok Cinumpang Wawan Juansyah.S.Ag.

Dari komunikasi, koordinasi yang dilakukan oleh pemerintahan desa dengan para pihak terkait baik Pemda Kabupaten Sukabumi, Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi serta APH & NGO.

Terbukanya ruang, peluang dan kesempatan yang sama atas semua penggarap untuk mengajukan sertifikasi atas tanah negara bebas yang ada di blok Cinumpang.

Termasuk kabar masyarakat bahwa aturan yang ada hanya berlaku untuk pejabat dan orang kaya adalah tudingan yang tidak benar dan tidak berdasar.

Dengan kata lain siapapun penggarapnya atas tanah dimaksud sepanjang yang bersangkutan memenuhi ketentuan dan kriteria.

“Ya, sebagaimana yang di persyaratkan perundang undangan semua bisa memohon dan mengajukan sertifikasi atas tanah garapannya,” terang Wawan.

Selanjutnya warga masyarakat penggarap sudah dapat mengurus legalitas sertifikat tersebut dengan melalui beberapa tahapan proses.

“Verifikasi dan Pendaftaran pemohon, permohonan pengukuran, Permohonan peta analisis/Pbt, Permohonan SK dan Permohonan penerbitan sertifikat,” jelas Wawan Juansyah.

Hari ini dirinya bersama Kepala Desa Sukamaju Kecamatan Kadudampit dan semua jajaran perangkat desa serta para pihak terkait bersama-sama turun kelokasi tanah tersebut untuk memverifikasi terkait kepemilikan tanah yang ada di Cinumpang.

“Selanjutnya akan kita urus legalitasnya, setelah rapih persyaratannya dan memenuhi kriteria sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” tegas Wawan Juansyah.

Senada disampaikan Kepala Desa Sukamaju Herlan yang mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah terutama Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Kejaksaan Negeri dan Kantor Pertanahan yang sudah memfasilitasi harapan serta keinginan masyarakat penggarap.

“Dalam upaya peningkatan status legalitas tanah garapan atas tanah negara bebas yg ada blok Cinumpang untuk menjadi SHM pribadi a/n. Masing masing penggarap,” ujar Herlan.

Terpisah, Ketua DPC.Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama ( AWIBB ) Sukabumi Raya Erik Surya Sumantri bersyukur polemik yang sempat ada mengenai pembuatan legalitas kepemilikan lahan garap blok Cinumpang kini sudah terjawab.

Erik berharap kepada warga masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh ulah oknum yang hanya akan membuat kisruh suasana atau situasi.

“Mari kita jaga situasional yang nyaman dan tentram, bersikaplah lebih dewasa lagi bila ada atau mendengar omongan omongan atau isu-isu yang,” ajak Erik.

Menurutnya, sekiranya tidak dapat dipertanggungjawabkan mengenai lahan garap blok Cinumpang, lebih baik untuk langsung berkomunikasi atau berkoordinasi dengan kepanitiaan kepengurusan pengajuan legalitas lahan garapnya yang sekarang telah ada.

“Agar mendapatkan keterangan yang lebih jelas, Semoga hal ini jadi titik terang kedepannya,” pungkas Erik.

Loading

Penulis : Erik Surya Sumantri

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kejutan HUT Kota Tasikmalaya, Cipayung Plus dan Poros Pelajar Serukan Pemakzulan Viman – Diky
Bongkar Dugaan Penampungan BBM Oplosan di Batang Gansal, Puluhan Drum dan Baby Tank Jadi Bukti
Cegah Peredaran Narkoba, Kapolri Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Rokok Elektrik
Lapak Rongsok Pasar Laladon Digerebek: Penjual Kabur, 580 Butir Obat Keras Disita Polsek Ciomas
34 Tahun Bakti TNI Wujudkan Impian Warga: Wadan Kodiklatad Resmikan Jembatan Gantung Desa Cibanteng
Oleh Soleh Tantang Kader PKB: Jangan Hanya Hadir Saat Politik, Buktikan Pengabdian Lewat Pelayanan Nyata
Nasib Angkutan Kota di Tengah Gempuran Tranportasi Online, Pengusaha Keluhkan Beban Biaya
Gaji PNS Bakal Cair Lewat Kopdes Merah Putih, Bagaimana Mekanismenya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Kejutan HUT Kota Tasikmalaya, Cipayung Plus dan Poros Pelajar Serukan Pemakzulan Viman – Diky

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bongkar Dugaan Penampungan BBM Oplosan di Batang Gansal, Puluhan Drum dan Baby Tank Jadi Bukti

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Cegah Peredaran Narkoba, Kapolri Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Rokok Elektrik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Lapak Rongsok Pasar Laladon Digerebek: Penjual Kabur, 580 Butir Obat Keras Disita Polsek Ciomas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:50 WIB

34 Tahun Bakti TNI Wujudkan Impian Warga: Wadan Kodiklatad Resmikan Jembatan Gantung Desa Cibanteng

Berita Terbaru