BANTAENG, MNP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu di Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, pada Minggu (19/7).
Kegiatan tersebut mengusung tadjuk “Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi dengan Campuran Feses Ternak Menjadi Media Tanam”.
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik sebagai media tanam yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Desa Pattaneteang memiliki potensi limbah kulit kopi dari hasil perkebunan serta feses ternak dari aktivitas peternakan.
Kedua limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi media tanam organik sehingga mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung budidaya tanaman.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Maulidyah Said, mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Hasanuddin.
Dalam pemaparannya, Maulidyah menjelaskan manfaat limbah kulit kopi dan feses ternak sebagai sumber bahan organik yang dapat memperbaiki struktur media tanam dan membantu pertumbuhan tanaman.
“Melalui pengolahan yang tepat, limbah kulit kopi dan feses ternak dapat menjadi media tanam yang bermanfaat serta memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Maulidyah.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan media tanam menggunakan campuran kulit kopi, feses ternak yang telah matang, dan tanah.
Peserta juga diperagakan cara penggunaan media tanam pada bibit tanaman sehingga dapat dipraktikkan secara mandiri.
Kepala Desa Pattaneteang mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sesuai dengan potensi desa yang didominasi sektor perkebunan dan peternakan.
“Program ini memberikan wawasan baru kepada masyarakat dalam mengelola limbah menjadi media tanam yang bermanfaat bagi pertanian dan lingkungan,” ujar Kepala Desa Pattaneteang.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan secara lebih optimal sehingga mampu mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai guna limbah organik di Desa Pattaneteang.
![]()
Penulis : Penulis: Maulidyah Said (Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Program Studi Peternakan Universitas Hasanuddin)










Tinggalkan Balasan