Pj Walikota Tasikmalaya Puji Hasil Panen Demplot Cabai Tanjung Klaster Bungursari

Kamis, 9 Januari 2025 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP –  PJ Walikota Tasikmalaya Asep Sukmana menghadiri langsung penen raya Demplot Cabai Tanjung Klaster Bungursari Kota Tasikmalaya, Kamis (09/01/2025).

Kegiatan dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan tersebut berlokasi di Kp Depok Kelurahan Sukajaya Kecamatan Bungursari.

Dalam sambutannya, Asep Sukmana mengatakan, panen cabai ini upaya ikhtiar Pemkot Tasikmalaya, terutama atas dukungan dari Bank Indonesia, Unsil, Gapoktan, Camat yang semua kolaborasi untuk menjaga stabilitas harga.

“Mudah mudahan dengan banyak program seperti ini, bisa menekan inflasi. Semoga harga cabai lambat laun akan menurun,” harap Asep Sukmana.

Diketahui, harga cabai salah satu penyumbang inflasi, makanya Pemkot Tasikmalaya termasuk BI berupaya agar inflasi terjaga.

“Program ini bukan hanya di Bungursari, nanti bisa diimplementasikan di tempat lain, termasuk juga masyarakat, karena contohnya sudah ada di sini, apalagi tenaga ahlinya dari Unsil yang sanga luar biasa,” ucap Asep Sukmana.

Laura Rulida Eka Sari Putri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya menjelaskan, kondisi inflasi masinh terkendali dalam rentang sasaran terakhir di Desember kemarin masih bagus di angka 1,94 persen dari target sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen.

“Tapi walaupun terkendali kita tentunya tetap harus berusaha untuk terus menjaga inflasi ini, karena dengan strategi 4 K tadi yaitu Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi dan Komunikasi efektif,” papar Laura.

Progam ini akan terus berlanjut karena Bank Indonesia punya mandat terkait stabilitas harga, dengan sinergitas bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan dalam kerangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

“Kami terus berupaya melakukan upaya dalam rangka mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga, mendorong ketahanan pangan,” terang Laura.

Dirinya mengakui, cabai memang sudah menjadi kebutuhan masyarakat, sehingga dari sisi pola panen musim itu juga akan berpengaruh terhadap produktivitas dan juga ketersediaan produksi.

“Alhamdulillah di kondisi yang lagi cuacanya tidak menentu panennya tetap bagus, nah ini yang kita coba nanti kalau di replikasi sama yang lain ini dengan harapan kedepannya lebih stabil lagi,” ujarnya.

Peran Bank Indonesia dalam demplot cabai ini melakukan pendampingan kerjasama dengan Unsil, juga didukung termasuk ada bantuan alat pertanian dan tentunya tetap ada peran kelompok pertanian.

“Seperti biasa di TPID, kami nanti pasti akan ada upaya seperti operasi pasar murah (OPM) dengan gerakan pangan murah, apalagi menjelang Ramadhan seperti biasa biasanya nanti kami akan koordinasi dengan pemerintah daerah,” tutup Laura.

‎Aan Rukiman Ketua Gapoktan Bungursari mengucapkan syukur lantaran panen perdana bisa bagus, pasalnya saat tanaman cabai berbuah kendalanya hujan sehingga ada pembusukan, sedangkan jangka waktu ke panen kurang lebih 3 bulan.

“Target market kami harus menutupi 3 pasar yaitu Cikurubuk, Pancasila dan Indihiang. Kedepannya alhamdulillah adanya program dari BI untuk klaster cabai tanjung lokal ada kesinambungan buat kami,” tandas Aan Rukiman.

Nampak hadir Dandim 0612, Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian, perwakilan Polres Tasikmalaya Kota, Camat Bungursari, Lurah Sukajaya, Himpunan Pedagang Pasar Cikurubuk, Ketua Gapoktan dan KWT, Tenaga Ahli Budidaya Cabai Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi dan tokoh masyarakat.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK
PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab
Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Minggu, 19 April 2026 - 16:56 WIB

Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’

Minggu, 19 April 2026 - 15:33 WIB

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 April 2026 - 15:03 WIB

PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat

Berita terbaru

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 Apr 2026 - 15:33 WIB