Cabai Merah KPT Silima Kuta Hasilkan Ratusan Juta, Petani Sejahtera

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memetik cabai merah dalam “Panen Raya Cabai Merah Serentak” di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) desa Silima Kuta, kecamatan Sitellu Tali Urang Julu.

Tanaman cabai merah milik para petani merupakan bantuan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman pangan Hortikultura provinsi Sumatera utara, tumbuh subur di areal KPT ini dan kini telah memasuki masa panen raya.

Disela kegiatan memanen cabai, Franc Benrhard Tumanggor bersama istri, Ny Juniatry Franc Bernhard Tumanggor berdialog dengan para petani, tentang upaya pengembangan pertanian di kawasan ini.

Selain itu, dibahas juga tentang upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga petani, serta potensi-potensi pertanian yang ideal untuk dikembangkan.

“Kita patut berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kepada bapak Gubernur, bapak Bobby Afif Nasution atas bantuan ini, mudah-mudahan kedepan semakin banyak bantuan-bantuan seperti ini yang kita terima, semakin banyak manfaat untuk kita,” kata Bupati.

Saat ini lanjutnya, Pemkab Pakpak Bharat bersama Gubernur sedang mendiskusikan Program Petani Champion, program ini digagas oleh Gubernur untuk membantu para petani,

“Mudah-mudahan kita bisa menjadi bagian dari program ini nantinya,” ungkap Bupati Pakpak Bharat.

Salah seorang ibu petani mengucapkan terimakasih buat Bupati dan Gubernur atas bantuan ini.

“Sudah semakin banyak setoran bapak-bapak kepada kami, semakin sejahtera bagi kami para petani,” ucap seorang ibu petani di lokasi.

Sementara itu, Camat Sitellu Tali Urang Julu, Ucok Benget Berutu menyebut, dari hasil tanaman cabai merah di KPT ini, para petani telah meraup untung hingga total ratusan juta rupiah.

“Jumlah ini diperkirakan akan meningkat, mengingat masa panen raya masih berlangsung, dan harga cabai merah dipasaran juga diprediksi masih meningkat,” jelas Camat.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tembok Lapas Bukan Penghalang: Warga Binaan Kendal Ukir Jejak Pengabdian
Viral di Medsos, Gadis Asal Bantarbolang Pemalang Kini Didampingi Unit PPA
Ada Payung Alami di Pemalang, Tempat Warga Ngadem saat Cuaca Panas
Naik Perahu Demi Edukasi, Polisi Bekali Pelajar Pulau Sebesi Lawan Narkoba dan Bullying
Kasus Proyek Fiktif Rp 400 Juta di Barito Timur Belum Ada Tersangka, Kinerja Penyidik Dipertanyakan
Lewat Inovasi PACI’DA, Dukcapil Jeneponto Jemput Bola Layani Perekaman KTP-el Warga Lansia
Pelaksanaan Proyek P3A Desa Tugu Jaya – Cigombong Diduga Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik
Kenalkan Pembiayaan Syariah, Adira Finance Tasikmalaya Gelar Program ‘Goes to Masjid’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tembok Lapas Bukan Penghalang: Warga Binaan Kendal Ukir Jejak Pengabdian

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:08 WIB

Viral di Medsos, Gadis Asal Bantarbolang Pemalang Kini Didampingi Unit PPA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:00 WIB

Ada Payung Alami di Pemalang, Tempat Warga Ngadem saat Cuaca Panas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:25 WIB

Naik Perahu Demi Edukasi, Polisi Bekali Pelajar Pulau Sebesi Lawan Narkoba dan Bullying

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:13 WIB

Kasus Proyek Fiktif Rp 400 Juta di Barito Timur Belum Ada Tersangka, Kinerja Penyidik Dipertanyakan

Berita Terbaru

Nampak warga berteduh di bawah beringin Alun alun Pemalang

Berita terbaru

Ada Payung Alami di Pemalang, Tempat Warga Ngadem saat Cuaca Panas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 14:00 WIB