Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP — Suasana khidmat dan penuh sukacita menyelimuti pelaksanaan Misa Ekaristi pernikahan massal yang dipimpin Pastor Paroki Santo Petrus Paulus Ampah, Yoseph Septum Burman, MSF, pada Minggu (19/4/2026).

Sebanyak 14 pasangan calon suami-istri secara resmi menerima Sakramen Perkawinan dalam tradisi Pernikahan Katolik yang berlangsung di kawasan PT BKI Divisi 4 dan 5.

Momentum ini menjadi peristiwa iman sekaligus kebersamaan yang jarang terjadi dalam skala besar di wilayah tersebut.

Adapun pasangan yang melangsungkan pernikahan yakni Yulius–Imakulata, Stefanus–Errama, Melki–Anita, Alfredo–Yanti, Duminingus–Yani, Jefry–Yolenta, Dio–Maria, Kandri–Emilia, Ansel–Deliana, Okto–Anjelina, Anton–Hermina, Jefry Iri–Endang, Yohanes–Yusefina, serta Lukas Kehhi–Maria Bul.

Dalam homilinya, Pastor Yoseph menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan lahiriah, melainkan perjanjian suci yang diberkati Tuhan.

Ia mengingatkan setiap pasangan untuk membangun rumah tangga di atas dasar iman, kesetiaan, serta kasih yang tulus.

“Pernikahan adalah panggilan hidup. Bukan hanya untuk saling mencintai, tetapi juga untuk saling menguatkan dalam segala situasi,” ujarnya di hadapan umat yang memadati lokasi perayaan.

Prosesi pemberkatan berlangsung dengan penuh haru, disaksikan keluarga, kerabat, dan umat setempat. Tangis bahagia dan senyum syukur tampak menghiasi wajah para pasangan yang akhirnya resmi menjadi suami-istri dalam ikatan gereja.

Pernikahan massal ini dinilai menjadi solusi pastoral bagi umat yang selama ini terkendala secara administratif maupun ekonomi untuk melangsungkan pernikahan gereja secara mandiri.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan di tengah komunitas umat Katolik di wilayah Paroki Ampah dan sekitarnya.

Dengan terlaksananya pernikahan massal ini, diharapkan setiap pasangan dapat membangun keluarga yang harmonis, menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, serta tetap teguh dalam iman Katolik.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pesona SPBU Bentar Pemalang: Mengantre BBM Sambil Cuci Mata View Gunung 
Transformasi Posyandu Jadi ‘Call Center’ 6 SPM, Kader di Cikalang Kota Tasikmalaya Diedukasi
Menteri Dukbangga-BKKBN Cek Program Makan Bergizi Gratis 3B di Dairi dan Pakpak Bharat
Bola Panas Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Desa Pangkan, Kadis PUPR dan Warga Saling Klaim Anggaran Jalan Badampu–Bantayum
Launching Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027, Menuju Transformasi Digital Pendidikan 
Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda
SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII
Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:26 WIB

Pesona SPBU Bentar Pemalang: Mengantre BBM Sambil Cuci Mata View Gunung 

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:09 WIB

Transformasi Posyandu Jadi ‘Call Center’ 6 SPM, Kader di Cikalang Kota Tasikmalaya Diedukasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:53 WIB

Menteri Dukbangga-BKKBN Cek Program Makan Bergizi Gratis 3B di Dairi dan Pakpak Bharat

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bola Panas Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Desa Pangkan, Kadis PUPR dan Warga Saling Klaim Anggaran Jalan Badampu–Bantayum

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:33 WIB

Launching Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027, Menuju Transformasi Digital Pendidikan 

Berita Terbaru