Tasikmalaya, MNP – PJ Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah menggelar silaturahmi dengan Yayasan PADI dan warga sekitar bantaran sungai juga Forum Panglayungan Bersatu.
Acara tersebut dalam rangka menampung aspirasi masyarakat terkait dengan kondisi Sungai Cimulu dan Ciloseh di salah satu Copy shop wilayah Simpang Lima Kota Tasikmalaya, Senin (11/04).
Isu yang dibahas terkait kondisi sungai Citanduy, Cimulu dan Ciloseh yang lantang disuarakan Yayasan PADI beberapa pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu untuk menyikapi pasca peninjauan ke lapangan pada hari Senin (11/04) bersama Wakil Gubernur Jabar, PJ Wali Kota, BBWS Provinsi Jabar, PSDA Provinsi Jabar beserta dinas dinas terkait.
Cheka Virgowansyah menyampaikan kepada awak media, dirinya merasa bersyukur bisa ngopi bareng bersama warga yang berada di wilayah bendungan.
Menurutnya, pertemuan tersebut sekaligus lebih ke upaya belajar masalah dulu dan potensi masalah terkait beberapa sungai di Kota Tasikmalaya.
“Kita melihat dulu potensi masalah dan kira kira apa yang bisa dilakukan, nanti kita akan rapatkan lebih mendalam dengan BBWS dan PSDA Provinsi,” kata Cheka.
“Begitu juga akan ada rapat di Pemkot sekitar Minggu depan untuk membahas lebih detail apa yang bisa kita lakukan,” lanjutnya.
Disinggung terkait beberapa bangunan yang menyalahi aturan dan harus dilakukan pembongkaran, termasuk salah satu Mall terbesar di Kota Tasikmalaya, Cheka pun menyampaikan bahwa itu salah satu yang akan di bahas dalam pertemuan nanti.
“Itu termasuk yang akan kita bahas di pertemuan nanti, kita akan bikin skala prioritas, kalau diskusi barusan skala prioritas permasalahan mendasarnya yaitu ada di bendung dulu,” jelasnya.
Kata Cheka, dibendung ini kalau tidak dibereskan maka kita menunggu waktu untuk kembali banjir, maka dari itu skala prioritas mana dulu yang akan di utamakan.
“Walaupun bertahap kita akan lakukan sampai ke permasalahan bangunan,” tegas Cheka.
Di tempat sama Iwan Restiawan ketua Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI) menyampaikan, pihaknya bersyukur dilaksanakan acara ngopi bareng bersama PJ WalinKota dengan warga.
“Ya, Alhamdulillah, ini kan ada warga yang benar benar terdampak banjir, kebetulan aspirasi ini bisa teralisasi di bulan Ramadhan,” ungkap Iwan. (Lx)
![]()









Tinggalkan Balasan