Sabet Belasan Medali di Yogyakarta, Prestasi Atlet Taekwondo Tasikmalaya Dinilai Minim Perhatian Pemkot

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Sebuah prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh putra-putri terbaik Kota Tasikmalaya.

Di tengah semangat membangun generasi penerus bangsa yang unggul, para atlet muda Taekwondo berhasil menunjukkan kualitasnya dalam Kejuaraan Taekwondo Gelora 2026 yang berlangsung di GOR UNY, Yogyakarta.

Kejuaraan yang digelar sejak 19 Juni 2026 tersebut menjadi panggung pembuktian semangat, disiplin, kerja keras, dan mental juara para atlet muda Tasikmalaya.

Sejak hari pertama pertandingan, kontingen Kota Tasikmalaya tampil impresif pada nomor Poomsae maupun Kyorugi.

Di nomor Poomsae, Andina Bakhita Zanurah sukses mempersembahkan medali emas,  sementara Lutfiya Cahya Ramadhan meraih medali perak.

Pada nomor Kyorugi, raihan medali emas kembali disumbangkan oleh Syaquila Faeyza Arizoya, Bellaluna El Amanda, Almira Azmyalula Noya Suryaman, dan pada pertandingan berikutnya Felix Fauzi Novamilano W. turut melengkapi koleksi emas kontingen.

Tak hanya itu, sederet atlet lainnya juga berhasil mengukir prestasi membanggakan. Medali perak diraih oleh Ashadiya Shaqueena Rohimat, Kalisha, Sapheera Sabrina Putri Azzahra, Raya, Shavira Ayudia Inara Mukhlis, Naazira, serta Hafizd.

Sementara medali perunggu dipersembahkan oleh M. Fhahryan Ghofran Setiawan, Dhafin Athaya Pradana, Medina, Najwan Hamizan Tsaqib, dan Zevanya.

Secara keseluruhan, kontingen berhasil membawa pulang 5 medali emas, 7 medali perak, dan 5 medali perunggu.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet usia dini yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di level yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

Namun di balik gemilangnya prestasi tersebut, masih terselip sebuah ironi. Berbagai pencapaian yang diraih atlet-atlet muda Kota Tasikmalaya dinilai belum mendapat perhatian yang sepadan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Padahal, prestasi yang mereka raih bukanlah kejuaraan biasa, melainkan kompetisi bergengsi yang diikuti atlet dari berbagai daerah dan menjadi ajang pembuktian kualitas olahraga Indonesia.

Tokoh masyarakat Kota Tasikmalaya, Tatang Sutarman, yang akrab disapa Tatang Toke, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan orang tua yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pengorbanan, latihan panjang, serta dukungan keluarga yang tidak sedikit.

“Anak-anak ini telah membawa nama baik Kota Tasikmalaya di tingkat internasional. Mereka layak mendapatkan penghargaan dan perhatian yang lebih serius. Jangan sampai semangat mereka padam karena merasa perjuangannya tidak dihargai,” ujar Tatang Toke.

Ia berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat memberikan dukungan yang lebih nyata terhadap pembinaan olahraga prestasi, baik melalui penghargaan, pembinaan berkelanjutan, maupun penyediaan fasilitas yang memadai.

Dengan perhatian yang lebih besar, diyakini akan lahir lebih banyak lagi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, bahkan Indonesia di kancah internasional.

Loading

Penulis : Arrie Heryadi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Oleh Soleh Tantang Kader PKB: Jangan Hanya Hadir Saat Politik, Buktikan Pengabdian Lewat Pelayanan Nyata
Nasib Angkutan Kota di Tengah Gempuran Tranportasi Online, Pengusaha Keluhkan Beban Biaya
Gaji PNS Bakal Cair Lewat Kopdes Merah Putih, Bagaimana Mekanismenya?
Workshop Guru PAI Kota Tasikmalaya: Tingkatkan Kompetensi Bedah CP dan Pembuatan Modul Ajar Berbasis AI
Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Timun, Dukung Ketahanan Pangan
HUT Kota Tasikmalaya Jangan Sekedar Seremoni, Irfan Ramdani Dorong Evaluasi Nyata Pembangunan
Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP
Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Oleh Soleh Tantang Kader PKB: Jangan Hanya Hadir Saat Politik, Buktikan Pengabdian Lewat Pelayanan Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Nasib Angkutan Kota di Tengah Gempuran Tranportasi Online, Pengusaha Keluhkan Beban Biaya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Gaji PNS Bakal Cair Lewat Kopdes Merah Putih, Bagaimana Mekanismenya?

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Workshop Guru PAI Kota Tasikmalaya: Tingkatkan Kompetensi Bedah CP dan Pembuatan Modul Ajar Berbasis AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Timun, Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Ilustrasi

Berita terbaru

Gaji PNS Bakal Cair Lewat Kopdes Merah Putih, Bagaimana Mekanismenya?

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:19 WIB