Tasikmalaya, MNP – Warga Panglayungan khususnya yang berada di bantaran sungai Cimulu dan Ciloseh pada Senin (11/03) kemarin di undang ngopi bareng oleh PJ Wali Kota Tasikmalaya.
Dalam momen keakraban tersebut, dalam rangka menyampaikan segala aspirasi terkait dengan kondisi sungai tersebut.
Nampak hadir Ketua Padi Iwan Restiawan yang beberapa pekan ini terus terusan menyuarakan prihal kondisi sungai Citanduy, Cimulu, dan Ciloseh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Padi Iwan Restiawan menyampaikan, pihaknya merasa bersyukur diadakan acara tersebut, karena masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasinya.
“PJ Wali Kota Tasikmalaya langsung mencatat setiap aspirasi dari masyarakat, apalagi saya melihat warga begitu antusias dan puas,” ungkap Iwan.
Pemkot sendiri sudah mengapresiasi dan akan mengakomodir beberapa keluhan warga.
“Sekarang tinggal Ridwan Kamil Gubernur Jabar, mau berapa kali pengerukan yang dilakukan oleh BBWS dan PSDA Provinsi mau berapa kali pertahun karena tidak cukup satu kali,” tegasnya.
Iwan menyebutkan terkait aspirasi warga bahwa kirmir di pinggir sungai ini wajib dibenahi, sebab kalau tidak efeknya akan terjadi longsor.
Fazar salah satu warga Panglayungan yang terkena dampak banjir mengaku senang dengan acara ngopi bareng bersama PJ Wali Kota.
“Alhamdulillah apa yang selama ini menjadi pertanyaan untuk penyelesaian suatu masalah, barusan pak PJ Walikota menanggapi apa yang kita keluhan selama ini,” ujar Fazar.
“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada salah satu lembaga yaitu Yayasan Padi yang telah menjembatani masyarakat kita untuk bertemu dengan PJ Wali Kota,” sambungnya.
Senada, Fahmi perwakilan Forum Panglayungan Bersatu menyampaikan, aspirasinya sudah di sampaikan ke PJ Wali Kota, termasuk dengan masalah kirmir yang rusak dan belum dibangun yang berada di setiap RW.
“Kami dari warga khususnya Panglayungan merasa bangga dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak yang berjuang kemarin,” pungkasnya. (Lx)
![]()









Tinggalkan Balasan