Indragiri Hulu, MNP – Lapangan Dusun Rawang Pasir, Desa Teluk Sungkai, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau menjadi saksi bisu salah satu laga paling sengit dalam turnamen bola voli putri tahun ini.
Pada babak semifinal yang digelar Kamis (04/09), tim tuan rumah Pesona B Teluk Sungkai berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal dua set, untuk akhirnya menang dramatis 3-2 atas tim tangguh KCL Kuala Cenaku.
Pertandingan yang berlangsung selama lima set ini benar-benar memacu adrenalin penonton yang memenuhi tribun dan sisi lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak peluit awal, kedua tim langsung memperlihatkan permainan agresif dengan serangan cepat dan pertahanan rapat. Namun, di dua set pertama, tim KCL Kuala Cenaku tampil lebih tenang dan disiplin.
Mereka berhasil menguasai jalannya permainan dengan pukulan-pukulan keras serta blok yang solid, hingga menutup set pertama dan kedua dengan kemenangan.
Kondisi tertinggal 0-2 tentu sempat membuat suasana tegang bagi tuan rumah. Namun, pelatih Pesona B, Dedi Elpi, tidak kehilangan optimisme. Ia terus memberi arahan dan motivasi positif di sela-sela pergantian set.
Dedi menekankan pentingnya kerja sama, semangat pantang menyerah, serta variasi serangan untuk menembus pertahanan lawan.
Strategi itu terbukti jitu. Memasuki set ketiga, permainan Pesona B berubah drastis. Dukungan gemuruh suporter tuan rumah semakin membakar semangat para pemain.
Serangan demi serangan mulai terorganisir dengan baik, variasi smes cepat dan tipuan bola sukses membongkar pertahanan KCL. Set ketiga pun berhasil direbut Pesona B.
Momentum kebangkitan berlanjut pada set keempat. Kepercayaan diri para pemain tuan rumah makin meningkat, sementara KCL tampak mulai kehilangan konsentrasi.
Arah taktis dari pelatih Dedi Elpi yang meminta para pemain lebih berani menekan lawan dengan servis tajam dan blocking ketat kembali membuahkan hasil. Pesona B menutup set keempat dengan kemenangan yang membuat kedudukan imbang 2-2.
Set penentuan berlangsung menegangkan. Kedua tim tampil habis-habisan, saling balas poin hingga skor sempat ketat.
Namun berkat ketenangan serta kerja keras kolektif, Pesona B akhirnya mampu menutup set kelima dengan skor tipis 15-12.
Sorak sorai pecah di lapangan Dusun Rawang Pasir ketika tuan rumah memastikan tiket ke babak final dengan kemenangan dramatis 3-2.
Pelatih Pesona B, Dedi Elpi, seusai laga menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi tinggi untuk para pemainnya.
“Saya selalu percaya anak-anak bisa bangkit. Mereka menunjukkan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Dukungan masyarakat juga luar biasa. Kemenangan ini bukan hanya untuk tim, tetapi untuk seluruh Desa Teluk Sungkai,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Pesona B Teluk Sungkai melangkah ke partai final, membawa harapan besar masyarakat tuan rumah untuk meraih gelar juara di turnamen bergengsi tingkat desa ini.
Pertandingan semifinal antara Pesona B dan KCL Kuala Cenaku akan dikenang sebagai laga penuh drama—sebuah bukti bahwa dalam olahraga, mental juang dan semangat pantang menyerah sering kali menjadi kunci kemenangan.
![]()
Penulis : Jun
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan