Persatuan PPPK Teknis Garut Sampaikan Aspirasi Pengangkatan Honorer Menjadi ASN

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Persatuan PPPK Teknis Kabupaten Garut menggelar kegiatan silaturahim ke kantor dewan perwakilan Daerah, sekaligus menyampaikan aspirasi terkait nasib pegawai honorer/non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Dalam pertemuan tersebut, mereka meminta agar seluruh pegawai honorer dapat diangkat menjadi ASN PPPK dengan mempertimbangkan masa kerja serta faktor usia.

Aspirasi tersebut mendapat respons positif dari pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Komisi I DPRD Kabupaten Garut, Selasa (26/08/2025).

Pemerintah Kabupaten Garut disebutkan telah menindaklanjuti persoalan tenaga honorer dengan mengajukan sebanyak 6.616 pegawai untuk diangkat menjadi ASN PPPK Paruh Waktu.

Menurut Wakil Ketua Persatuan PPPK Teknis, Singgih Eko Prasetyo, dalam kesempatan yang sama menyinggung mengenai regulasi terkait mekanisme rekrutmen peralihan dari status paruh waktu ke penuh waktu, serta kuota yang akan diajukan untuk Kabupaten Garut pada tahun anggaran berikutnya.

Namun demikian, untuk sementara ini, Pemkab Garut berfokus pada penataan dan pengadaan pegawai paruh waktu terlebih dahulu.

“Kedepan kami akan terus berupaya dan mendorong agar Kabupaten Garut melakukan percepatan peralihan status paruh waktu ke penuh waktu, sehingga seluruh pegawai teknis di Kabupaten Garut dapat menjadi ASN secara utuh,” tegas Singgih.

Sebagai bentuk keseriusan, pertemuan ini ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan legislatif, eksekutif, serta organisasi persatuan PPPK Teknis yang ditandatangani oleh Legislatif: H. Iman Alirahman, SH, M.Si, Eksekutif: Kepala BKD & Kabid PPI BKD dan Persatuan PPPK Teknis: Singgih Eko Prasetyo, Rika Syabiah, Andri Aulia.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar
Sekdes Sukamanah Raih Apresiasi Masyarakat Berkat Pelayanan Prima
Tanggung Jawab Siapa? Diduga Keracunan, Puluhan Warga Peundeuy Garut Alami Mual dan Diare 
Meningkatkan Pemahaman Warga, Pemdes Tinada Gelar Sosialisasi Sadar Hukum 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:58 WIB

Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Berita Terbaru