Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jawa Barat 4 Desember 2025

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 13.40 – 16.00 WIB.

Dalam peringatan tersebut, BMKG memantau potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di sejumlah wilayah.

Berdasarkan peta sebaran warna dalam rilis BMKG, beberapa daerah masuk dalam kategori Wilayah Peringatan Dini (warna oranye), di antaranya Kota Bandung, Bandung Barat, Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, Sumedang, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Kuningan, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya dan Kota Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah ini berpotensi mengalami hujan lebat yang bisa menimbulkan gangguan seperti genangan, banjir, pohon tumbang, hingga penurunan jarak pandang.

Sementara itu, sejumlah daerah lain berada pada kategori Wilayah Potensi Meluas (warna kuning), yang menandakan peningkatan potensi hujan meski dengan risiko yang lebih rendah dibandingkan zona oranye.

Daerah-daerah seperti Karawang, Sukabumi, Ciamis, serta sebagian wilayah Cirebon diperkirakan tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Adapun wilayah berwarna hijau ditandai sebagai Wilayah Tidak Terdampak, meski BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perkembangan cuaca terbaru mengingat kondisi atmosfer yang dinamis.

Melalui peringatan dini ini, BMKG meminta masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak terkait agar meningkatkan kewaspadaan terutama pada wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

BMKG juga menganjurkan warga untuk menghindari aktivitas luar ruang saat terjadi hujan lebat disertai petir serta mengamankan barang-barang yang berpotensi terbawa angin.

BMKG menegaskan bahwa informasi ini dapat diperbarui sewaktu-waktu sesuai perkembangan kondisi cuaca di lapangan. Masyarakat diimbau rutin memantau kanal resmi BMKG untuk mendapatkan informasi terbaru dan akurat.

Loading

Penulis : Ist

Sumber Berita : BMKG

Berita Terkait

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai Bahagia, Bupati Jeneponto Pimpin Semarak Hari Jadi ke-163
Judi “Gasper” Menggurita di Tanah Jawa: Aparat Diuji, Masyarakat Resah
Manfaatkan Potensi Alam, Situ Batu Mongot Digadang Jadi Ikon Wisata Baru di Kota Tasikmalaya
Pantura Pemalang Kembali Telan Korban Jiwa, Rizal Bawazier Desak Polisi Tindak Tegas Truk Sumbu 3
Otonomi Daerah Jangan Jadi Formalitas: Kendaraan Perusahaan, Pajak Kemana Mengalir?
Kawal Proses PK-2 di Mahkamah Agung, Usut Dugaan ‘Kongkalikong’ Mafia Tanah Tol Cisumdawu
Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci
Tergiur Imbalan, Karyawan Swasta di Garut Kota Nekat Jadi Perantara Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:25 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai Bahagia, Bupati Jeneponto Pimpin Semarak Hari Jadi ke-163

Minggu, 26 April 2026 - 19:42 WIB

Judi “Gasper” Menggurita di Tanah Jawa: Aparat Diuji, Masyarakat Resah

Minggu, 26 April 2026 - 13:51 WIB

Manfaatkan Potensi Alam, Situ Batu Mongot Digadang Jadi Ikon Wisata Baru di Kota Tasikmalaya

Minggu, 26 April 2026 - 10:49 WIB

Pantura Pemalang Kembali Telan Korban Jiwa, Rizal Bawazier Desak Polisi Tindak Tegas Truk Sumbu 3

Minggu, 26 April 2026 - 10:28 WIB

Otonomi Daerah Jangan Jadi Formalitas: Kendaraan Perusahaan, Pajak Kemana Mengalir?

Berita Terbaru