Jakarta, MNP – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 13.40 – 16.00 WIB.
Dalam peringatan tersebut, BMKG memantau potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di sejumlah wilayah.
Berdasarkan peta sebaran warna dalam rilis BMKG, beberapa daerah masuk dalam kategori Wilayah Peringatan Dini (warna oranye), di antaranya Kota Bandung, Bandung Barat, Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka, Sumedang, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Kuningan, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya dan Kota Sukabumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wilayah ini berpotensi mengalami hujan lebat yang bisa menimbulkan gangguan seperti genangan, banjir, pohon tumbang, hingga penurunan jarak pandang.
Sementara itu, sejumlah daerah lain berada pada kategori Wilayah Potensi Meluas (warna kuning), yang menandakan peningkatan potensi hujan meski dengan risiko yang lebih rendah dibandingkan zona oranye.
Daerah-daerah seperti Karawang, Sukabumi, Ciamis, serta sebagian wilayah Cirebon diperkirakan tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca secara tiba-tiba.
Adapun wilayah berwarna hijau ditandai sebagai Wilayah Tidak Terdampak, meski BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perkembangan cuaca terbaru mengingat kondisi atmosfer yang dinamis.
Melalui peringatan dini ini, BMKG meminta masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak terkait agar meningkatkan kewaspadaan terutama pada wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.
BMKG juga menganjurkan warga untuk menghindari aktivitas luar ruang saat terjadi hujan lebat disertai petir serta mengamankan barang-barang yang berpotensi terbawa angin.
BMKG menegaskan bahwa informasi ini dapat diperbarui sewaktu-waktu sesuai perkembangan kondisi cuaca di lapangan. Masyarakat diimbau rutin memantau kanal resmi BMKG untuk mendapatkan informasi terbaru dan akurat.
![]()
Penulis : Ist
Sumber Berita : BMKG






