Penonton Padati Lapangan, KD Offecial dan Rapas A Masuk Semifinal Open Turnamen Voli Desa Teluk Sungkai

Senin, 1 September 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inhu, Riau, MNP – Suasana Desa Teluk Sungkai, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Minggu Pukul 20 wib 00 (31/8/2025) berubah menjadi lautan manusia.

Ribuan warga dari berbagai penjuru desa bahkan kecamatan sekitar berbondong-bondong memenuhi halaman lapangan voli Dusun Rawang Pasir.

Mereka datang bukan sekadar untuk menonton, tetapi juga untuk merasakan atmosfer pesta olahraga terbesar yang sedang digelar di daerah tersebut: Open Turnamen Voli Ball Desa Teluk Sungkai 2025.

Sorak-sorai penonton, dentuman musik pengiring, hingga teriakan khas suporter yang membuat suasana semakin meriah. Anak-anak berlarian ringan, pedagang kaki lima menyiapkan minuman dingin.

Sementara para orang tua duduk di bangku panjang sambil dan sebagian berdiri di pinggir lapangan menyemangati para tim favorit mereka. Turnamen ini benar-benar menjadi pesta rakyat yang dinanti-nantikan.

Partai pertama mempertemukan tim KD Offecial melawan Legend. Sejak peluit awal dibunyikan wasit, KD Offecial menunjukkan kelasnya. Serangan demi serangan tajam dari barisan depan membuat pertahanan Legend kewalahan.

Di set pertama, KD Offecial langsung melesat jauh meninggalkan lawan dengan kombinasi smas keras dan variasi permainan cepat. Dukungan suporter mereka yang kompak menambah semangat para pemain.

Set kedua dan ketiga pun berjalan tak jauh berbeda. Legend sempat mencoba bangkit, namun tembok pertahanan KD Offecial terlalu sulit ditembus.

Tanpa banyak kesulitan, KD Offecial akhirnya menyapu bersih pertandingan dengan skor telak 3–0, memastikan diri sebagai tim pertama yang menginjakkan kaki di babak semifinal.

“Alhamdulillah, permainan anak-anak berjalan sesuai strategi. Kami tetap akan menjaga fokus dan tidak ingin terlalu cepat puas. Tantangan di semifinal pasti lebih berat,” ujar kapten KD Offecial dengan wajah penuh semangat usai pertandingan.

Partai kedua menghadirkan laga tak kalah menarik, yakni Apollo A berhadapan dengan Rapas A.

Pertandingan ini benar-benar menyedot perhatian ribuan penonton karena kedua tim sama-sama memiliki basis suporter yang fanatik.

Set pertama berlangsung ketat, poin demi poin saling kejar hingga akhirnya Rapas A mampu menutup dengan kemenangan tipis.

Namun Apollo A tidak tinggal diam. Di set kedua, mereka bangkit dan memaksa Rapas A melakukan beberapa kesalahan sendiri, sehingga kedudukan menjadi imbang 1–1.

Tensi pertandingan semakin tinggi di set ketiga. Teriakan penonton bercampur aduk dengan instruksi pelatih dari pinggir lapangan. Rapas A yang bermain lebih sabar berhasil mengambil kembali kendali permainan.

Momentum itu berlanjut ke set keempat, di mana Rapas A tampil lebih konsisten dan disiplin hingga akhirnya menutup pertandingan dengan skor 3–1.

Kemenangan ini sontak membuat suporter Rapas A bergemuruh. Mereka berlarian ke pinggir lapangan sambil membawa spanduk besar bertuliskan “Rapas A Juara!”.

“Kami sangat bangga dengan perjuangan tim. Dukungan masyarakat begitu luar biasa, dan kemenangan ini kami persembahkan untuk mereka,” ujar salah seorang pemain Rapas A dengan suara serak karena banyak berteriak sepanjang laga.

Ketua Panitia, Malik Siregar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen.

“Kami berharap turnamen ini berjalan lancar dan sukses hingga babak final. Lebih dari sekadar pertandingan, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus pembinaan bibit-bibit atlet voli yang bisa membanggakan daerah kita,” ujarnya.

Turnamen ini memang bukan sekadar perebutan trofi. Lebih jauh, ia menjadi ruang kebersamaan, ajang unjuk bakat, sekaligus hiburan yang mempererat tali persaudaraan warga.

Antusiasme masyarakat Teluk Sungkai dan sekitarnya membuktikan bahwa olahraga, khususnya voli, memiliki tempat istimewa di hati mereka.

Dengan hasil tersebut, dua tim yakni KD Offecial dan Rapas A sudah mengunci tiket ke babak semifinal. Mereka akan menunggu lawan dari partai delapan besar lainnya yang masih tersisa.

Pertarungan diprediksi akan semakin panas. Penonton tentu menantikan aksi-aksi spektakuler, smes keras, hingga drama panjang di setiap set.

Tak hanya pemain, para suporter pun siap memberikan dukungan penuh untuk mengantar tim kebanggaan mereka menuju final.

Dan satu hal yang pasti: apapun hasilnya, Open Turnamen Voli Desa Teluk Sungkai sudah menjadi bukti nyata bahwa olahraga bisa menghadirkan semangat kebersamaan, kegembiraan, sekaligus kebanggaan bagi masyarakat.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga
Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi
Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK
PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab
Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga

Senin, 20 April 2026 - 13:20 WIB

Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Minggu, 19 April 2026 - 16:56 WIB

Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’

Minggu, 19 April 2026 - 15:33 WIB

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat

Berita terbaru

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 Apr 2026 - 15:33 WIB